Jumat, September 24, 2021
BerandaNewsJatimSelama Empat Hari, Grafik Angka Positif Covid-19 di Jatim Terus Turun

Selama Empat Hari, Grafik Angka Positif Covid-19 di Jatim Terus Turun

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa grafik angka positif Covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) selama empat hari terus menurun. Hal tersebut disusul meningginya angka kesembuhan hingga yang terrecord hingga hari ini.

Berdasar data yang diterima oleh Pemprov Jatim pada tanggal 28 Juli angka terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 6.422 turun menjadi 5.505 pada keesokan harinya, kemudian sebanyak 5.210 pada 30 Juli, dan menjadi 5.112 confirmed pada 31 Juli. Rangkaian angka penurunan ini seperti pada tanggal 23 – 26 Juli, dengan angka konfirmasi turun berturut-rurut dari angka 6.912, 5.699, 4.763 dan 3.157. Sayangnya, pada tanggal 27 Juli jumlah konfirmasi naik menjadi 6.334 dan 28 Juli menjadi 6.422.

“Alhamdulillah, setelah itu angka confirmed selama empat hari berikutnya turun kembali,” ujar Benny Sampirwanto, Senin (2/8/2021).

BACA JUGA: Isu Penyembunyian Data Kematian, Kadinkes Surabaya: Tak Ada Data yang Disembunyikan, Semua Transparan!

Dalam keterangannya, Benny Sampirwanto memaparkan jika angka kesembuhan terhadap Covid-19 di Jawa Timur cenderung naik.

Selama tiga hari, tanggal 23 Juli sampai dengan 25 Juli kesembuhan naik dari 4.057 menjadi 4.467, 4.763, dan turun menjadi 4.425 pada tgl 26 Juli 2021.

BACA JUGA: DPW PKB Jatim Bantu Keluarga KD Usai Dilabrak Ortu Ayu Ting Ting

Kemudian, pada tanggal 27 Juli angka kesembuhan tersebut naik kembali menjadi 6.334 dan 6.422 pada tanggal 28 Juli 2021.

“Kita berharap angka penularan Covid-19 di Jatim terus turun ke depannya. Untuk itu, Inmendagri No.15/2021 dan SE Gub Nomor: 451/14901/012.1/2021, yang didukung penuh oleh Forkopimda Provinsi dan kab/kota se-Jatim betul-betul untuk dijalankan oleh seluruh komponen masyarakat,” paparnya.

BACA JUGA: Sepi Peminat, Vaksinasi Dosis Kedua di Lapangan Thor Tak Penuhi Target Harian

Terkait data perkembangan dan penanganan kasus Covid-19 di Jawa Timur, lanjutnya, terus dilakukan update secara real time, dengan bersinergi bersama seluruh rumah sakit dan Dinas Kesehatan se Jawa Timur. Data terinput dengan baik melalui sistem dan aplikasi yang sudah disiapkan oleh Dinas Kominfo Jawa Timur dan New All Record (NAR) Kemenkes, termasuk data-data mengenai peta sebaran dan keterisian tempat tidur pasien atau Bad Occupancy Rate (BOR).

Berdasarkan data periode 31 Juli 2021, BOR isolasi biasa sudah turun di angka 71 persen, namun untuk BOR ICU masih flat di angka 81 persen. Sedangkan untuk BOR di isolasi terpusat atau RS darurat sudah turun sampai 54 persen.

BACA JUGA: Walau Terlanjur Daftar, Sebanyak 2.000 Orang Urung Terlayani Vaksinasi di Kampus Unej

Tidak hanya itu, Benny juga mengatakan jika saat ini Jawa Timur masih terus berupaya untuk menurunkan BOR Covid-19, sebab meski angkanya melandai, namun persentase BOR masih di angka lebih dari 60 persen. Apalagi saat ini tidak sedikit wilayah Jatim yang masih masuk kategori zona merah.

Oleh karena itu, Benny mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Karena pelandaian ini bukan berarti Covid-19 telah selesai, namun justru kewaspadaan harus terus ditingkatkan dengan disiplin 5 M. Yakni, memakai makser, mencuci tangan, menjaga jarak, mejauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.(jar/lna)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang...