Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimSebelum Laga di Moto 3 Dunia, Mario Aji Pebalap Asal Magetan Sungkem...

Sebelum Laga di Moto 3 Dunia, Mario Aji Pebalap Asal Magetan Sungkem ke Gubernur

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Mario Suryo Aji (17) pebalap asal Magetan Jawa Timur ini menemui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Grahadi, untuk “sungkem” sebelum berlaga di kelas Moto 3 GP Kejuaraan Dunia Balap Motor 2022.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dalam balap motor bergengsi di FIM Moto 3 World Championship ini Mario Aji, rider Indonesia harus menaklukkan pebalap dunia antara lain Diogo Moreira, Matteo Bertelle, Elia Bartolini, Scott Ogden, David Salvador, David Munoz, Joel Kelso, Joshua Whatley, Taiyo Furusato,dan Daniel Holgado.

Karena itulah Mario Aji, meminta dukungan masyarakat Indonesia terutama Jawa Timur melalui orang nomor satu Jatim, Khofifah Indar Parawansa agar bendera Indonesia bisa berkibar harum di podium Moto3 musim 2022.

Mario di ajang balap dunia itu bergabung dengan Honda Team Asia asal Jepang, yakni Taiyo Furusato.

Mario sendiri menggantikan posisi Andi Gilang yang sebelumnya tampil untuk Honda Team Asia.

Khofifah Indar Parawansa, sebagai orang tuanya Jawa Timur, mengaku bangga akan prestasi anak Magetan ini.

Dia pun mendoakan agar Mario menjadi pebalap dunia mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata Internasional.

“Saya mewakili masyarakat Jawa Timur Indonesia mendoakan bersama semoga Mario bisa membawa nama Magetan, Jawa Timur, serta memposisikan pebalap indonesia sejajar dengan pebalap dunia,’’ katanya.

BACA JUGA: “Seperti Dendam” Angkat Kisah Cinta di Dunia Maskulin yang Toksik

Mantan Menteri Sosial itu sangat mengapresiasi prestasi yang sudah ditorehkan Mario pada berbagai event balap motor. Harapannya, kiprah Mario bisa menginspirasi pemuda di Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Magetan.

Dia juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak cukup diraih dengan latihan.

“Butuh doa dan restu dari orang tua, keluarga terdekat yang akan mendorong kesuksesan Mario pada ajang bergengsi tersebut,’’ tukasnya.

Khofifah meyakini, ihtiar yang dilakukan secara baik dan dengan dukungan doa dari banyak pihak bisa mengantarkan Mario mencapai prestasi yang terbaik.

Sebelum pamit, Mario, memberikan cenderamata helm disertai tandatangannya. Khofifah pun menyambut terima kasih dan memberi Mario, cenderamata jaket kulit buatan Magetan yang langsung dipakaikan ke Mario.

Moto3 sendiri adalah salah satu seri atau kelas dari Grand Prix Sepeda Motor dunia.

Pebalap Indonesia Mario Suryo Aji, pembalap muda kelahiran Magetan, Jawa Timur ini akan berlaga di Moto3 musim 2022 selama semusim penuh usai direkrut oleh Honda Team Asia.

Mario, nantinya juga akan melakukan laga Moto3 pada musim depan, di sirkuit Mandalika NTB.

Sebelumnya, Mario sejak 2018 lalu berhasil merebut lima besar Asia Talent Cup 2018.

Sekaligus meraih 6th Asia Road Racing Championship bersama Honda CBR 250RR.

Mario sejak usia 5 tahun sudah mulai karir balap motor mengikuti ayahnya, dan mengumpulkan prestasi sejak 2018. Setahun kemudian Mario naik ke level Moto3 junior dan berhasil naik ke peringkat 18, dan peringkat ke-16 di ajang Red Bull Rookies Cup.

“Top referal itu penting. Mario, anak muda asal Magetan menjadi kebanggaan anak-anak muda di Indonesia. Ini bagian penting sebagai support secara psikologis. Mario mampu membawa semangat merah putih di fora internasional,” kata Khofifah.

“Mudah-mudahan bisa meneguhkan niat sebagai rider terbaik di dunia. Tetap semangat ya Nak Mario,” imbuhnya.

Pebalap muda Mario Suryo Aji tak bisa berkata banyak selain terima kasih atas sambutan Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya ini karena memberi darah semangat dan asupan gizi motovasi bertanding di Moto3.

“Terima kasih Ibu Gubernur. Ini akan lebih memotivasi saya untuk berjuang tidak hanya bagi Jatim, tetapi untuk seluruh Indonesia. Mohon doa agar target Mario dapat tercapai,” jelas Mario.

“Saya ingin sekali berlaga bukan hanya untuk Magetan tapi juga untuk mengharumkan nama Indonesia. Mohon dukungan juga semua masyarakat dan teman-teman media di Indonesia,” harapnya.

Ditanya persiapan di ajang Moto3, dia mengaku mengadaptasi cuaca, dan telah menyiapkan strategi plan untuk ban basah dan kering. Untuk badan, makanan dikontrol oleh tim.

“Capaian ini membuat ayah saya bangga. Mimpi kami adalah membangun sirkuit kecil mewadahi para pembalap liar agar tidak membahayakan diri sendiri serta orang lain,” tutupnya.

Bupati Magetan Suprawoto, mengamini cita – cita Mario, bahwa Pemkab sebelum Covid-19 telah merancang membangun sirkuit kecil dengan nama Sirkuit Mario.

Turut mendampingi Bupati Magetan Suprawoto, Kepala Dispora Jatim Pulung Chausar, Direktur Times Indonesia Kiagus Firdaus.(ima/kal)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily