Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsJatimRSUD dr Soetomo Bantah Koordinasi Buruk dengan Pemkot Surabaya, Ini Buktinya

RSUD dr Soetomo Bantah Koordinasi Buruk dengan Pemkot Surabaya, Ini Buktinya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM- SURABAYA- RSUD dr Soetomo tepis koordinasi dengan Pemkot Surabaya buruk. Hal itu ditegaskan Dr dr Joni Wahyuhadi, Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya, pihaknya selalu berkoordinasi baik dengan Pemkot Surabaya.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Provinsi ini, menegaskan RSUD dr Soetomo koordinasi dengan Pemkot Surabaya, selalu menerima dengan baik. Bahkan, pihaknya juga menerima dengan tangan terbuka.

“Sebelumnya koordinasi telah dilakukan terkait permasalahan Covid-19 dan tracing. Bahkan telah melakukan pertemuan Kadinkes Kota Surabaya pada tanggal 22 Juni 2020,” ujar dr. Joni kepada nusadaily.com.

Kata dia, RSUD dr. Soetomo sendiri sangat terbuka bagi siapapun, termasuk Pemkot Surabaya.

Buktinya, rumah sakit milik Pemprov Jatim ini telah mengirimkan dr. Soedarsono selaku Ketua Tim Pinere RSUD dr. Soetomo bersama dengan tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya dan Jatim berkunjung menemui Wali Kota Surabaya dan Gugus Tugas Pemkot Surabaya, Senin (29/6).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah koordinasi yang baik dan terbuka. Terutama dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Surabaya.

“Kami sudah melakukan itu,” sebut Joni dikutip induk imperiumdaily.com ini.

Tegaskan Dekat di Hati dengan Pemkot Surabaya

Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin dinilai tak melakukan koordinasi. Terutama dengan Pemkot Surabaya.

“Kita tetep dekat di hati antara Soetomo dengan Pemprov Jatim maupun Pemkot Surabaya. Satu bahasa satu rasa dalam menyelesaikan ini sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi,” tegasnya.

rsud dr soetomo koordinasi pemkot surabaya
Foto dokumen koordinasi harmoni Dinkes Kota Surabaya dengan RSUD dr Soetomo.

Sementara terkait perkembangan Covid-19 di Jatim sendiri, Joni menyampaikan bahwa update per Senin (29/6), jumlah tambahan kasus terkonfirmasi positif mencapai 240 pasien. Sehingga total pasien terkonfirmasi positif di Jatim mencapai 11.795 orang.

Untuk pasien sembuh sendiri bertambah 121 orang. Sehingga jumlahnya mencapai 4.012 orang atau 34,01 persen. Sedang jumlah pasien yang meninggal mencapai 896 orang atau 7,60 persen.

Jumlah pasien dengan pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 10.535 orang. Orang dengan pemantauan (ODP) mencapai 29.477 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 162.692 orang.

Sementara itu dari jumlah tersebut, kasus positif Covid-19 di Surabaya sendiri mencapai 5.605 orang.(ima/cak)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu