Jumat, Januari 21, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimResmikan MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro, Khofifah: Santri Harus Punya Fighting Spirit

Resmikan MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro, Khofifah: Santri Harus Punya Fighting Spirit

NUSADAILY.COM – BOJONEGORO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro, Rabu (12/1/2022). Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan sejumlah pesan dan motivasi kepada para santri.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Khofifah mengajak para santri untuk tidak takut bermimpi dan bercita-cita setinggi- tingginya. Karena tidak ada halangan bagi santri untuk meraih impian asal dibarengi usaha sungguh-sungguh dan doa.

“Asal mau usaha, giat belajar, diiringi doa saya yakin apa yang diinginkan dan dicita-citakan Insya Allah bisa tercapai. Pokoknya, menjadi santri jangan rendah diri, harus punya fighting spirit, harus punya semangat juang seperti para pendiri NU yang berjuang luar biasa melalui santri dan pesantren. Seperti KH. Hasyim Asy’ary, KH. Wahab Hasbullah dan sebagainya. Bahkan beliau juga pahlawan nasional,” pesan Khofifah.

BACA JUGA: Gubernur Khofifah Ajak Jurnalis Perkuat Kolaborasi Percepatan Pemulihan Ekonomi Jatim

Khofifah menyebut, banyak contoh santri atau kalangan pondok pesantren yang menempati posisi-posisi strategis di berbagai bidang.

Salah satunya, kata Khofifah, adalah KH. Abdurrahman Wahid Presiden RI ke-4, juga KH. Ma’ruf Amin yang saat ini menjadi Wakil Presiden RI.

Khofifah mengatakan, keberadaan MTs Plus yang baru saja diresmikan tersebut hendaknya dimaknai para santri untuk semakin meninggikan cita-cita dan mimpinya mengingat kualitas sekolah semakin baik.

“Saya berharap MTs Plus Sabulun Naja ini dapat membuat santri dan masyarakat sekitar terpacu untuk bercita-cita setinggi-tingginya. Sekolah di pesantren dengan kualitas pendidikan yang baik. Yang selanjutnya termotivasi untuk mewujudkan berbagai cita- citanya,” imbuhnya.

BACA JUGA: Gubernur Khofifah Apresiasi 5G Experience Center Pertama di Indonesia yang Dikembangkan ITS

Ketika bercita-cita tinggi, lanjut Khofifah, maka akan ada dorongan dalam diri masing-masing santri dan masyarakat sekitar untuk dapat merealisasikan dengan berbagai upaya. Seperti belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan tekun dan sebagainya.

“Kemudian direalisasikan dengan belajar atau bekerja tanpa kenal lelah, tidak mudah putus asa dan berusaha dengan sungguh-sungguh,” tandasnya.(ima/lna)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily