Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatimRakor Bersama Forkopimda Jatim, Khofifah Minta Daerah Percepat Realisasi Anggaran

Rakor Bersama Forkopimda Jatim, Khofifah Minta Daerah Percepat Realisasi Anggaran

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta agar para bupati/walikota mempercepat realisasi anggaran dan lebih tepat sasaran. Percepatan realisasi anggaran harus berseiring dengan ketepatan akuntabilitas penggunaan anggaran yang ada.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kami juga melakukan hal yang sama dengan koordinasi dengan para menteri menteri terkait, bahkan Bapak Presiden juga terus mengingatkan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran secara tepat sasaran dengan menggerakkan ekonomi masyarakat seiring dengan upaya menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat,” tukas Khofifah dalam Rakor, bersama Forkopimda Jatim, dan Forkopimda 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur, di Batu, Malang, Jumat (11/9/2020).

Bahkan, Khofifah meminta agar secara khusus maksimalkan realisasi anggaran masing-masing. Jika ada daerah yang masih rendah realisasi anggarannya, dia berharap bisa segera ditingkatkan.

BACA JUGA: Gubernur Khofifah Warning Munculnya 3 Klaster Baru Covid-19

“Mengingat saat seperti ini pembiayaan yang dapat diharapkan segera cair adalah dari penggunaan anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah menekankan, para kepala daerah selalu berkoordinasi para kapolres dan dandim.

Ia menilai pekerjaan ke depan cukup berat diantaranya, penanganan Covid-19 Pemilukada, Liga I dan adanya kluster baru seperti keluarga, pesantren, perkantoran.

BACA JUGA: Awasi Prokes, Perkantoran Mulai Dijaga Aparat Penegak Hukum

Dalam pemulihan ekonomi, Pangdam berharap, seluruh bupati/walikota secara serius mencari solusi sumber ekonomi rakyat kecil yang terbukti rentan terhadap dampak ekonomi yang ada.

“Kami mengharapkan, selain fokus kepada penanganan kesehatan juga menghidupkan ekonomi rakyat kecil. Beri kesempatan masyarakat untuk menggeliatkan kembali aktivitas ekonomi dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat,” tutupnya.

Seluruh pihak harus mewaspadai munculnya klaster baru, meskipun secara prosentase tingkat kesembuhan Jawa Timur tertinggi.

Bahkan untuk se Jawa kapasitas bed Isolasi dan ICU tertinggi secara nasional serta Rapid Test dan PCR tertinggi kedua setelah DKI Jakarta.(ima/lna)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu