Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatimPPKM Efektif, Khofifah Harap Partisipasi Masyarakat Percepat Penurunan Covid-19

PPKM Efektif, Khofifah Harap Partisipasi Masyarakat Percepat Penurunan Covid-19

NUSADAILY.COM- GRESIK- Untuk melihat efektifitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (10/2/2021).

Tampak Gubernur Khofifah melihat secara dekat keterlibatan masyarakat dalam melaksanakan PPKM berskala Mikro yang ditempatkan di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas ini.

Kata dia kegiatan yang paling efektif untuk memutus penyebaran Covid-19 saat ini berada di lini paling bawah yaitu dengan melibatkan peran masyarakat di tingkat RT/RW.

“Menurut WHO, partisipasi masyarakat di lini paling bawah secara lebih kuat akan lebih efektif,” ungkap Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Menurutnya, PPKM Mikro yang mengedepankan partisipasi masyarakat harus lebih kuat untuk memutus mata rantai Covid-19 di Jawa Timur. Bahkan perannya sangat strategis dalam cegah dini Covid.

PPKM Mikro berjenjang ke bawah. Jika terjadi permasalahan di tingkat RT meningkat menjadi basis RW tetapi poskonya tetap di Desa. Sehingga, posko PPKM Mikro ditaruh di Kantor Desa.

“Posko berbasis desa ini memiliki tugas tidak hanya mendata dan melaporkan melainkan terdapat penanganan pencegahan dan pembinaan akan menyatu di tiap desa,” urainya.

PPKM Mikro yang digaungkan oleh Presiden Jokowi telah diinisiasi sebelumnya di Jatim dengan melaksanakan Kampung Tangguh Semeru.

Kampung Tangguh Semeru Embrio PPKM

Kampung Tangguh Semeru merupakan embrio dari PPKM Mikro. Maka, para Relawan dan Satgas yang telah bertugas di Kampung Tangguh Semeru difungsikan pada PPKM Mikro .

“Semuanya sudah menyatu di Kampung Tangguh Semeru. Dan PPKM Mikro mempertajam Instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021 untuk memutus Covid di tingkat terbawah, ” ungkapnya.

Ke depan, pembinaan akan lebih efektif utamanya kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dan 3 M.
Juga proses penanganan jika ditemukan kasus baru serta penggunaan dana desa.

“Kami akan berkoordinasi dengan Kemendes, dan akan membuat Standart Operasional Prosedur bagi Kepala Desa agar bisa menggunakan dana desa untuk menyiapkan posko PPKM di tingkat RT dan RW,” tutupnya.

Kali ini, Khofifah didampingi Plt. Sekda Gresik Abimanyu, Dirut RSUD dr Soetomo dr. Djoni Wahyuadi, Kepala Bakorwil Bojonegoro Diah Wahyu Ermawati, Kadinkes Jatim dr Herlin Ferliana, dan Plt. Kepala BPBD Jatim Yanuar.

Di lokasi, Khofifah meninjau dapur umum untuk kebutuhan warga yang isolasi. Selain itu, juga melihat Lumbung Pangan, Posko UMKM, Posko Kesehatan, serta panel data berisi SOP, Peta Covid dan Data Warga.(ima/aka)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...