Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimPositif Covid Tinggi, Wali Kota Risma: Itu 99 % yang Dari Luar...

Positif Covid Tinggi, Wali Kota Risma: Itu 99 % yang Dari Luar Negeri atau Pendatang Luar Kota

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Publik tercengang melihat lonjakan angka positif Covid di Jatim, yang tertinggi sumbangan dari Kota Surabaya. Sehari kemarin, lonjakan terdata 83 orang kasus baru. Total Surabaya 180 orang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Setelah dikonfirmasikan ke Pemerintah Kota Surabaya, bahwa angka tinggi itu bukan berasal dari warga yang diam di rumah.

Melainkan, hampir 99% kasus COVID-19 yang ada di Kota Surabaya berasal dari orang yang baru pulang dari luar negeri dan luar kota.

Maka untuk memutus mata rantai penyebaran kian luas, Gugus Tugas Pemkot Surabaya, melakukan screening dan pengetatan traffic orang masuk Surabaya.

Para pendatang akan distop di check point sterilisasi yang berjumlah 18 titik arah masuk kota.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, kantor Balai Kota Surabaya, Senin, 13 April 2020.

Sebelumnya, screening dan sterilisasi di belasan pintu masuk kota sudah pernah dilakukan. Namun sejak Senin, 6 April 2020 Pemkot Surabaya melakukan penarikan seluruh petugas.

“Sebetulnya kita bukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), 99% data kami itu yang terkena orang dari luar negeri dan dari luar kota,” ujarnya.

Dia mengaku kesulitan untuk melakukan strelisasi seperti di Bandara dan Pelabuhan, setelah penarikan bilik disinfektan di dua lokasi tersebut.

Namun, Pemkot Surabaya mengirim surat kepada pihak bandara dan pelabuhan, agar para penumpang yang baru datang mandi serta mengganti baju sebelum melanjutkan perjalanan.

“Sekarang karena di bandara ditarik biliknya, saya minta mereka mandi sebelum mereka pulang. Ganti baju, ya gimana lagi, kita harus bagaimana? Saya membuat surat, kalau di pelabuhan mereka sebelum turun minta ganti baju dan mandi,” tukasnya lagi.

“Warga Surabaya ayolah kita patuhi. Kita ngomong, kita cari makan. Tapi kalau kita sakit, kita enggak bisa cari makan dan harus di rumah 14 hari. Makanya, itu bisa menular ke siapapun juga,” pungkasnya, sambil meminta warganya mematuhi imbauan Pemerintah untuk tidak berkerumun, jaga jarak, cuci tangan, dan terapkan physical distance secara disiplin.(ima)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed