Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaNewsJatimPolisi Grebek Terduga Teroris di Pungging Mojokerto

Polisi Grebek Terduga Teroris di Pungging Mojokerto

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Tim Anti Teror Densus 88 melakukan penggerebekkan di salah satu rumah di Jalan Raya Pungging, RT 04, RW 05 Nomor 30, Dusun Pungging, Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Berdasarkan data yang diperoleh nusadaily.com di lapangan, terduga teroris seorang pria bernama HAB 53 tahun diamankan dari kediaman istrinya NA 56 tahun sekitar 14.00 WIB.

Sementara informasi yang didapat dari Ketua RT setempat, Sukeri 41 tahun, menyebutkan tak mengetahui pasti penggerebekkan yang terjadi di salah satu rumah warganya yang juga digunakan sebagai usaha “Tour dan Travel Umroh Haji”, Rabu, 23 Desember 2020.

“Ndak tau persis, saya ditelpon barusan habis isya sama Pak Lurah. Ketemu yak itu istrinya ibu Nurul Aini,” ungkapnya saat ditemui dikediamannya, Rabu, 23 Desember 2020 malam.

Ia datang ke rumah terduga teroris sekitar pukul 19.00 WIB, lantaran dihubungi lurah Desa Pungging untuk meminta lampiran salinan Kartu Keluarga (KK) dan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari NA (istri terduga teroris) serta suami keduanya HAB.

“Ini tadi dihubungi sama Pak Lurah, ngambil foto copy KK dan KTP. Tapi kata si ibu di bawa semua sudah,” bebernya, usai menemui Nurul Aini dikediamannya.

Sukeri menyebutkan, dirinya sempat kaget lantaran warganya yang tidak pernah menampakkan prilaku mencurigakan atau layaknya seorang terduga teroris tersebut diamankan.

Terduga Teroris Sudah Tinggal 5 Tahun

Pria yang diketahui berketurunan arab tersebut sudah kisaran lima tahun tinggal di rumah istrinya. Sedangkan usaha tour dan travel baru dijalankan dua tahun terakhir bersama AN.

“Biasa gak ada aneh-aneh. Saya pernah komunikasi, gak sering sih. Kalau tidak ada kepentingan yak gak ketemu, cuman ya kalau memang ada kegiatan yah kita undang seperti pengajian, datang kok,” ucapnya.

Lai hal Rofiq, warga setempat mengatakan selama lima hari ini ada aparat yang berada di sekitar lokasi kejadian.”Ada enam sampai delapan orang polisi gitu keluar masuk di warung depan pabrik, pakai baju bebas,” akunya.

Tapi dirinya tak menyangka jika sejumlah aparat berwajib tersebut sedang melakukan pengintaian terhadap rumah terduga yang hanya berjarak 100 meter dari warung kopi tersebut.

“Kirain ngawal-ngawal demo gitu, pastinya pakai mobil inova yang sama. Minum ngopi gitu, tapi orangnya ganti-ganti,” pungkasnya.

Sedangkan Lurah Pungging Paijo yang merupakan saksi mata penggerebekkan dan penangkapan saat dihubungi nusadaily.com melalui sambungan seluler tak merespon. Bahkan saat ke rumah lurah, pihak keluarga mengatakan jika lurah sedang berpergian perjalanan ke Malang.(din/aka)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Bali

Kabar Gembira, Kawasan Wisata GWK Cultural Park Buka Kembali

0
NUSADAILY.COM - BADUNG - Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, buka kembali untuk kunjungan bagi wisatawan setelah ditutup sejak bulan...