Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsJatimPolisi Bawa Pembunuh dan Pembakar Mayat di Banyuwangi ke RSUD Blambangan, Ada...

Polisi Bawa Pembunuh dan Pembakar Mayat di Banyuwangi ke RSUD Blambangan, Ada Apa?

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Ali Heri Sanjaya (27), pelaku pembunuhan dan pembakar mayat Rosidah di bawa ke RSUD Blambangan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian berpakaian preman, Jumat (07/02/2020). Untuk apa? Rupanya warga pelaku pembunuhan sadis ini tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan atas kasus pembunuhan yang menghebohkan masyarakat Banyuwangi tersebut.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin membenarkan pemeriksaan tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan prosedur untuk melengkapi berkas pidana yang saat ini ditangani oleh unit Reserse Kriminal Polresta Banyuwangi. “Setiap kasus pembunuhan atau kasus berat pasti akan kita periksa psikisnya,” kata Kapolresta.

Kendati demikian, kata Kapolresta, apapun hasil dari pemeriksaan psikis tersebut tidak akan membebaskan pelaku dari jeratan hukum. Sebab, saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Ali bertingkah sebagaimana manusia normal lainnya, serta komunikatif saat dimintai keterangan.

“Apapun hasilnya, tidak akan memperngaruhi kasus hukumnya. Karena kondisi Ali ini sehat, tidak gila atau mengidap gangguan kejiwaan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ali Heri Sanjaya merupakan pelaku tunggal kasus pembunuhan dan pembakar mayat Rosidah, warga Lingkungan Papring Kelurahan/Kecamatan Kalipuro. Dia nekat membunuh Rosidah secara sadis gara-gara sering diejek korban dengan kata-kata ‘Sumo, Boboho, dan Gendut’.

Usai menghabisi nyawa rekan kerjanya tersebut, Ali mengaku masih bisa makan dan tidur nyenyak. Hal itu terlihat dalam video yang sempat viral, dimana Ali menyantap makanan dengan lahap sesaat setelah ditangkap oleh aparat kepolisian.

“Iya (enak tidur),” kata Ali sambil terus mengunyah makanan saat ditanyai oleh si perekam.

“Aku iki goleki awakmu telung dino nggak turu (Saya ini mencari kamu tiga hari tidak tidur),” balas si perekam video.

Sontak video viral tersebut mendapat sorotan tajam dari masyararkat. Bahkan tidak sedikit yang menganggap Ali mengidap psikopat alias pembunuh berdarah dingin, karena tak menunjukkan rasa penyesalan sama sekali atas tindakannya tersebut. (ozi)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Puluhan Pedagang di Pasar Mangaran Ikut Sosialisasi Bahaya Jual Rokok Ilegal

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Situbondo bersama Bea Cukai Jember menggelar sosialisasi bahaya menjual rokok ilegal, Senin, 18 Oktober 2021....