Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatimPLN: Penjualan Listrik di Jatim Tumbuh 3,18 Persen

PLN: Penjualan Listrik di Jatim Tumbuh 3,18 Persen

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Penjualan listrik di Jawa Timur mengalami pertumbuhan 3,18 persen meski di tengah pandemi COVID-19, dengan catatan pelanggan per Juni 2021 mencapai 210.920 pelanggan pada Semester I/2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Manager Komunikasi PLN UID Jatim, Fenny Nurhayati, dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu mengatakan, dengan pertumbuhan itu, total PLN UID Jatim mampu mencetak penjualan tenaga listrik sebesar Rp19,581 triliun sepanjang semester I 2021.

BACA JUGA : PLN UP3 Manado Perbaiki Jaringan Listrik Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Kenaikan itu, kata dia, didorong program promosi tambah daya yang disambut baik pelanggan. Sehingga membuat pelanggan lebih produktif dan penggunaan listrik meningkat.

Sementara itu, pertumbuhan tersebut sejalan dengan kinerja positif PT PLN (Persero) sepanjang semester I 2021. Yang mampu mencetak kenaikan penjualan tenaga listrik sebesar Rp5,1 triliun menjadi total Rp140,5 triliun hingga Juni 2021. Atau naik 3,7 persen dibandingkan capaian semester I 2020 sebesar Rp135,4 triliun.

BACA JUGA : PLN UIW MMU Siaga Bencana Banjir dan Longsor di Ambon

Capaian itu, hasil dari program intensifikasi yang dilaksanakan perseroan, karena telah merilis berbagai program promosi tambah daya.

Selain itu, PLN juga menggarap segmen electrifying agriculture hingga program captive power yang mendorong peralihan listrik internal industri ke pemakaian listrik PLN yang lebih efisien.

BACA JUGA : PLN-Mandiri Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan pada Pelanggan

Kinerja Memuaskan

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi di Jakarta mengatakan, program ekstensifikasi melalui penambahan jumlah pelanggan baru juga mencatat kinerja memuaskan. Dan sepanjang Januari-Juni 2021, PLN menambah 1,65 juta pelanggan baru.

Dari sisi Beban Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik, keberlanjutan program transformasi yang dijalankan PLN sejak awal 2020 telah mampu menopang efisiensi perusahaan.

Tercatat realisasi BPP semester I 2021 Rp1.303 per kWh atau turun 4,7 persen. Atau setara dengan Rp65 per kWh dibandingkan semester I tahun 2020 sebesar Rp1.368 per kWh.

Naiknya penjualan dan sejumlah efisiensi yang dilakukan perseroan melalui program transformasi telah membawa PLN membukukan laba bersih sebesar Rp6,6 triliun (unaudited) hingga Juni 2021.(lal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu