Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimPenyaluran BLT-DD Jatim Sudah Capai Rp 16,704 Miliar

Penyaluran BLT-DD Jatim Sudah Capai Rp 16,704 Miliar

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur terus mendorong percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kali ini diberikan kepada warga desa di Kabupaten Blitar, Gresik dan Lamongan yang terdampak Covid 19. Pembagian BLT-DD dilakukan secara serentak di Gedung Negara Grahadi Surabaya dan di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar melalui video conference.

Penyerahan BLT-DD dari Gedung Negara Grahadi, secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada 5 orang perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yakni dari Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dan 5 orang perwakilan KPM dari Desa Badurame, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Sedangkan penyerahan BLT-DD di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM bagi 312 KK terdampak. Diwakili oleh 10 KPM.

Bantuan Paket Sembako

Selain Penyerahan BLT-DD bagi 10 KPM dari 1 Kabupaten yang diserahkan di Grahadi, Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan Bantuan Paket Sembako bagi Perwakilan KPM.

Kepala Dinas PMD Provinsi Jawa Timur, menyampaikan progress penyaluran BLT-DD. Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mencairkan Rp.16, 7046 miliar.

Pencairan BLT-DD untuk 27.841 KPM di 369 Desa pada 15 Kabupaten/Kota dengan potensi maksimal BLT-DD mencapai Rp.2,285 Triliun bagi 1.265.845 KPM terdampak Covid 19 di 7.724 Desa.

Jumlah desa yang sudah melaksanakan musdes khusus untuk menetapkan KPM penerima BLT-DD sebanyak 3.357 Desa dari 7.724 Desa atau 43,8%.

“Penerima BLT-DD adalah mereka-mereka yang terdampak oleh Covid 19 baik karena kehilangan mata pencaharian, belum terdata pada DTKS, atau memiliki anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis,” paparnya.

Selain itu, mereka yang berhak menerima BLT-DD juga bukan merupakan Keluarga penerima bantuan lain dari pemerintah seperti, PKH, BNPT, Prakerja dan Bansos Tunai lainnya.

Di Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, secara terpisah Bupati Blitar melaporkan kepada Gubernur Jawa Timur, pada 12 Mei 2020 telah dilakukan pencairan BLT-DD untuk 6 Desa yaitu Desa Maliran, Jatilengger, Langor, Ringinanyar dan Desa Sidorejo.

Gubernur Jawa Timur Khofiffah Indar Parawansa, mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga kewaspadaan sebagai antisipasi penyebaran virus Covid 19.

Hal itu terutama mematuhi protokol kesehatan untuk melindungi keluarga dan diri sendiri.

Gubernur Jawa Timur juga mengatakan acara simbolis penyerahan BLT-DD kali ini juga telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Saat video conference bersama seluruh Gubernur dan Menteri sesaat sebelum acara penyerahan dilaksanakan.

“Pesan Bapak Presiden adalah Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa harus dimaksimalkan dan dipercepat pencairannya sebelum Hari Raya Idul Fitri. Agar dapat dirasakan betul manfaatnya oleh para KPM untuk memenuhi kebutuhannya,” pungkasnya.(ima)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR