Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsJatimPegawai Honorer Kota Malang Meninggal Dunia Tersambar Kereta Api

Pegawai Honorer Kota Malang Meninggal Dunia Tersambar Kereta Api

NUSADAILY.COM – MALANG – Seorang pria di Kota Malang meninggal dunia akibat terserempet kereta api saat menyeberang. Diduga, korban melamun dan tidak mendengarkan bunyi bel kereta api.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Berdasarkan informasi yabg berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/1/2022) sekitar pukul 12.45 WIB di jalur kereta api depan Lapas Kelas I Malang, Jalan Asahan, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Seorang saksi mata, Siti Aminah (46) mengatakan, saat itu korban baru saja minum di warungnya tersebut.

BACA JUGA: Cerita Misteri Terowongan Kereta Api Eka Bakti Karya Kabupaten Malang

“Korban ini baru saja minum di warung saya. Setelah itu, korban membayar dan meninggalkan warung saya. Kata korban, dia akan ke PN Malang untuk membawa salah satu tahanan Lapas Kelas I Malang mengikuti sidang,” terang dia.

Diketahui, warung milik saksi mata itu terletak persis di depan Lapas Kelas I Malang dan berada di dekat jalur rel kereta api

Setelah itu, saksi pun masuk ke dalam rumahnya dan hendak menunaikan salat zuhur. Saat itulah, saksi mendengar ada salah seorang tetangganya berteriak minta tolong.

“Tetangga saya itu berteriak “tolong tolong bapaknya terserempet kereta api”. Saya kira, suami saya yang terserempet kereta. Ternyata, korban yang terserempet kereta api itu,” kata dia.

Namun, ia mengaku tidak tahu identitas korban. Pasalnya meski sering datang ke warungnya, dia tidak pernah menanyakan nama korban.

Korban Waga Balearjosari

“Korban cukup sering ke sini. Biasanya satu bulan sekali ke sini, kadang makan dan juga kadang hanya minum,” papar dia.

Sementara itu, Waka Polsek Blimbing, AKP Suparno mengungkapkan, korban bernama Irawan Hadi Suseno (49), warga Jalan Brawijaya, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing.

Diketahui, korban sehari-harinya bekerja sebagai pegawai honorer Kejaksaan Negeri Malang di bagian sopir mobil tahanan.

“Kami mendapat laporan dari pihak Lapas Kelas I Malang, bahwa ada kejadian laka orang terserempet kereta api. Jadi, saat itu korban baru saja minum teh di warung dan akan menyeberang. Namun dari arah utara, melaju kereta api Tawangalun jurusan Banyuwangi Malang,” kata dia.

BACA JUGA: Satlantas Polresta Malang Kota Pasang Papan Imbauan di Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Diduga karena melamun dan tidak mendengarkan bunyi bel kereta api, korban terserempet dan terpental sejauh 10 meter. Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan langsung meninggal di lokasi kejadian.

Usai kejadian, jenazah langsung dievakuasi oleh tim medis PMI Kota Malang menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Jenazah telah dibawa ke RSSA Malang untuk menjalani visum,” imbuh dian

Sementara itu, Kepala Kejari Kota Malang, Zuhandi melalui Kasi Pidum Kejari Kota Malang, Kusbiantoro membenarkan, bahwa korban adalah salah satu pegawai Kejari Kota Malang.

“Iya memang benar,” jawabnya singkat.

Saat ini, pihak Kejari Kota Malang masih mencoba menghubungi keluarga korban untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.(nda/aka)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pernikahan Ketua MK dan Adik Jokowi, Resepsi Gunakan Busana Adat Jawa

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dalam pesta pernikahannya, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati, bakal mengenakan busana yang khusus didesain...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily