Senin, September 26, 2022
BerandaNewsJatimMas Adi Hadiri Launching Sinta Gelis, Upaya Pemerintah Kurangi Angka Kemiskinan di...

Mas Adi Hadiri Launching Sinta Gelis, Upaya Pemerintah Kurangi Angka Kemiskinan di Jawa Timur

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.Si (Mas Adi) menghadiri acara launching aplikasi Sistem Informasi Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Sinta Gelis) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di hotel Platinum, Surabaya, Minggu (31/7) malam.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Aplikasi ini dibuat sebagai pusat data bagi masing-masing dinas untuk menyelaraskan setiap tujuan program kerja agar lebih tepat sasaran.

Hadir juga dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden RI/Sekretaris Eksekutif TNP2K, Suprayoga Hadi dan Kepala Daerah se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya Emil menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Jatim dibutuhkan koneksi antar dinas. Tantangan selama ini adalah masih banyaknya ketepatan dan keakuratan data yang invalid.

BACA JUGA: Sharing Session Special Fest, Mas Adi Sampaikan Kebijakan Pemerintah Berikan Ruang Tumbuhnya Sektor Wirausaha

“Sinta Gelis bisa mengatasi ini karena data ini terpadu, bahwa semua itu ter-connect ke dalam satu unique identification. Artinya mau itu data dinas sosial, mau itu data dinas pertanian, mau itu data dinas pendidikan, itu akan dikonsolidasi berdasarkan NIK sehingga kita akan tahu kalau misalnya seseorang tu dapat program dobel-dobel atau tidak,” ucapnya.

Tahap awal, pemanfaatan aplikasi Sinta Gelis akan diujikan pada desa-desa binaan yang dikelola Pemprov Jatim di 7 Kabupaten yang menjadi pilot project melalui program desa “Dharma Bhakti Nagari”.

Lanjut Emil memberikan arahan kepada kepala daerah untuk melakukan optimalisasi Sinta Gelis dan Dharma Bhakti Nagari secara berkesinambungan untuk pembangunan kesejahteraan di Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA: Pameran Seni Rupa Dan Pasuruan Clothing Carnival, Mas Adi: Momentum Strategis Membangun Kebersamaan

“Kita berharap bahwa Dharma Bhakti Nagari ini akan menjadi satu konsep pendekatan lintas sektor dalam mengatasi permasalahan kemiskinan di desa. Kalau model ini jalan maka kita bisa kemudian mereplikasi dan memastikan bahwa pendekatan yang sifatnya holistik, integratif, tematik itu bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (oni/lna)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Ledakan Bahan Mercon di Asrama Brimob Sukoharjo, Begini Kondisi Terkini TKP

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ledakan bahan mercon terjadi di kawasan asrama polisi kawasan Markas Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Telukan, Grogol, Sukoharjo, tadi...