Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsJatimMarak Tren Pelaku Tindak Kejahatan Dibawah Umur, Penjara Bukan Efek Jera

Marak Tren Pelaku Tindak Kejahatan Dibawah Umur, Penjara Bukan Efek Jera

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Tren pelaku tindak kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur belakangan cukup menghawatirkan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Bahkan, di awal tahun 2020 ini saja, pelaku anak cenderung tinggi dalam melakukan tindak pidana.

Mulai dari kasus pencabulan, pencurian, pengeroyokan, perampasan disertai ancaman, hingga peredaran narkoba jenis sabu dan pil koplo.

Direktur Lembaga Pendampingan Perempuan dan Anak (LPPA) Bina Annisa, Hamidah Anam mengatakan, setidaknya di awal tahun ini terdapat sepuluh kasus melibatkan anak di bawah umur.

Artinya, dari definisi UU Perlindungan Anak adalah orang yang berusia di bawah 18 tahun.

“Tidak hanya sebagai korban, sejumlah kasus malah mereka (anak di bawah umur) juga banyak menjadi pelaku anak. Ada kasus pelecehan seksual, narkoba, sampai pada pencurian,” ungkap Hamidah, Kamis 13 Februari 2020.

Dengan rincian, satu kasus narkoba, tiga pencurian, satu pelecehan seksual, dan tiga pengeroyokan, serta sejumlah kasus lainnya.

Kejadian ini tak lain dipengaruhi Teknologi Informasi (TI) hingga lingkungan keluarga. Termasuk perilaku liar tanpa arahan yang sebenarnya bukan kemauan seorang anak itu sendiri.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

PHK Besar-besaran Guncang Startup, Ini Penyebabnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dua perusahaan rintisan atau startup tanah air, PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja dan Zenius Education belum lama ini...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily