Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsJatimLarung Air dari 9 Sumber di Sungai Ngotok, Penanda Pembukaan Festival Mojotirto...

Larung Air dari 9 Sumber di Sungai Ngotok, Penanda Pembukaan Festival Mojotirto 2021

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut, event Mojotirto Festival 2021, merupakan embrio pariwisata bahari dan merupakan agenda besar dari pemerintah Kota Mojokerto. Acara tahunan ini juga telah masuk dalam Perpres 80, Tahun 2019, tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan Jawa Timur.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House


“Khusus untuk kota kita ini, pengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya. Tentunya juga melakukan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA). Di mana yang kita miliki adalah sumber daya air atau sungai yang banyak mengelilingi kota,” beber Ning Ita, Senin, 22 Maret 2021.

BACA JUGA : Festival Mojotirto 2021, Wujud Embrio Wisata Bahari Majapahit di Aliran Sungai NgotokNusadaily.com

Seperti diberitakan sebelumnya, Festival Mojotirto 2021 diharapkan menjadi kebangkitan seni dan budaya.


Festival itu digeber oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sejak tahun 2019. Usai setahun vakum lantaran adanya pandemi Covid-19. Ning Ita kembali menggelarnya.

Hanya saja gelaran rakyat yang menjadi agenda rutin tahunan, Walikota wanita pertama ini, mengusung slogan “Spirit of Majapahit” ini, dilaksanakan terbatas dengan perapan protokol kesehatan ketat.

BACA JUGA : Hari Air Sedunia, Ning Ita Bersama BBWS Brantas Tilik Sejumlah Titik Sungai – Imperiumdaily.com


Dihadiri jajaran Forkopimda, dan semua OPD, camat, lurah yang mengenakan pakaian kerajaan Majapahit. ACara dengan diawali kirab membawa air dari sembilan mata air sekitar pukul 07.30 WIB dipimpin Ning Ita.


Lalu dilanjutkan dengan penyiraman air dari sembilan mata air ke Sungai Ngotok. Lalu tabur ribuan benih ikan, penanaman bibit jeruk di area yang nantinya akan jadi agro wisata petik jeruk oleh BBWS Jatim. Hingga pemberangkatan perahu naga oleh Ning Ita bersama Forkopimda dan BBWS Jatim.


Kendati terbatas, kemeriahan dan resepsi pelaksanaan sekaligus peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret 2021 ini. Tetap terlaksana dengan maksimal sesuai arahan Ning Ita.

BACA JUGA : Waspada! Debit Air Sungai Batanghari Meningkat Signifikan – Noktahmerah.com


Ning Ita menjelaskan pembangunan wisata berbasis seni budaya akan mulai dibangun bertahap sejak tahun 2021 ini. Pihaknya mengusung wisata berbasis budaya Mojopahit dengan berbagai spot yang luar biasa dalam satu grand desain.


Terobosan Ning Ita


Tak cuma itu, Ning Ita, juga mengagendakan adanya taman budaya, ampitheatre diperuntukkan untuk kapasitas 1.000 orang. Lalu museum Mojopahit, pendopo, dan paling menarik adanya kapal Mojopahit yang didesain untuk pujasera (foodcourt) jamuan khas pinggir sungai.


“Ini mungkin belum ada di beberapa wilayah lainnya, untuk bisa menikmati kuliner Mojokerto di atas kapal Mojopahit,” imbuh Ning Ita.


Selain itu, nantinya ada camping ground seluas satu hektar. Ini yang sengaja diperuntukkan untuk perkemahan skala regional. Sehingga kata Ning Ita, bisa dilakukan di Kota Mojokerto dengan segala fasilitas outbondnya.


Sembari menunggu proyek pengerjaan fisik. Pihaknya bersama BBWS Jatim lebih dulu melakukan upaya non fisik wisata agro petik jeruk. Yakni dengan penanaman bibit jeruk di lahan milik BBWS.


“Nah ini pohon-pohon jeruknya sebagian ditanam. Nantinya akan berkelanjutan untuk lahan seluas 2,2 hektar miliknya BBWS,” imbuh Ning Ita.


Dari wisata bahari Kota Mojokerto ini, akan memberikan multiplier efek yang luar biasa. Di mana menurut Ning Ita, keterlibatan masyarakat, khususnya di dua kelurahan akan dilibatkan dalam pemeliharaan dan wisata agro petik jeruk ke depannya.


“Khususnya untuk ekonomi dan kesejahteraan dalam keterlibatan masyarakat dua kelurahan yang menjadi bagian dari kawasan ini. Ada Pulorejo dan Bluto,” pungkas Ning Ita.(din/cak)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut, event Mojotirto Festival 2021, merupakan embrio pariwisata bahari dan merupakan agenda besar dari pemerintah Kota Mojokerto. Acara tahunan ini juga telah masuk dalam Perpres 80, Tahun 2019, tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan Jawa Timur.


“Khusus untuk kota kita ini, pengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya. Tentunya juga melakukan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA). Di mana yang kita miliki adalah sumber daya air atau sungai yang banyak mengelilingi kota,” beber Ning Ita, Senin, 22 Maret 2021.

BACA JUGA : Festival Mojotirto 2021, Wujud Embrio Wisata Bahari Majapahit di Aliran Sungai Ngotok - Nusadaily.com

Seperti diberitakan sebelumnya, Festival Mojotirto 2021 diharapkan menjadi kebangkitan seni dan budaya.


Festival itu digeber oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sejak tahun 2019. Usai setahun vakum lantaran adanya pandemi Covid-19. Ning Ita kembali menggelarnya.

Hanya saja gelaran rakyat yang menjadi agenda rutin tahunan, Walikota wanita pertama ini, mengusung slogan “Spirit of Majapahit” ini, dilaksanakan terbatas dengan perapan protokol kesehatan ketat.

BACA JUGA : Hari Air Sedunia, Ning Ita Bersama BBWS Brantas Tilik Sejumlah Titik Sungai – Imperiumdaily.com


Dihadiri jajaran Forkopimda, dan semua OPD, camat, lurah yang mengenakan pakaian kerajaan Majapahit. ACara dengan diawali kirab membawa air dari sembilan mata air sekitar pukul 07.30 WIB dipimpin Ning Ita.


Lalu dilanjutkan dengan penyiraman air dari sembilan mata air ke Sungai Ngotok. Lalu tabur ribuan benih ikan, penanaman bibit jeruk di area yang nantinya akan jadi agro wisata petik jeruk oleh BBWS Jatim. Hingga pemberangkatan perahu naga oleh Ning Ita bersama Forkopimda dan BBWS Jatim.


Kendati terbatas, kemeriahan dan resepsi pelaksanaan sekaligus peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret 2021 ini. Tetap terlaksana dengan maksimal sesuai arahan Ning Ita.

BACA JUGA : Waspada! Debit Air Sungai Batanghari Meningkat Signifikan - Noktahmerah.com


Ning Ita menjelaskan pembangunan wisata berbasis seni budaya akan mulai dibangun bertahap sejak tahun 2021 ini. Pihaknya mengusung wisata berbasis budaya Mojopahit dengan berbagai spot yang luar biasa dalam satu grand desain.


Terobosan Ning Ita


Tak cuma itu, Ning Ita, juga mengagendakan adanya taman budaya, ampitheatre diperuntukkan untuk kapasitas 1.000 orang. Lalu museum Mojopahit, pendopo, dan paling menarik adanya kapal Mojopahit yang didesain untuk pujasera (foodcourt) jamuan khas pinggir sungai.


“Ini mungkin belum ada di beberapa wilayah lainnya, untuk bisa menikmati kuliner Mojokerto di atas kapal Mojopahit,” imbuh Ning Ita.


Selain itu, nantinya ada camping ground seluas satu hektar. Ini yang sengaja diperuntukkan untuk perkemahan skala regional. Sehingga kata Ning Ita, bisa dilakukan di Kota Mojokerto dengan segala fasilitas outbondnya.


Sembari menunggu proyek pengerjaan fisik. Pihaknya bersama BBWS Jatim lebih dulu melakukan upaya non fisik wisata agro petik jeruk. Yakni dengan penanaman bibit jeruk di lahan milik BBWS.


“Nah ini pohon-pohon jeruknya sebagian ditanam. Nantinya akan berkelanjutan untuk lahan seluas 2,2 hektar miliknya BBWS,” imbuh Ning Ita.


Dari wisata bahari Kota Mojokerto ini, akan memberikan multiplier efek yang luar biasa. Di mana menurut Ning Ita, keterlibatan masyarakat, khususnya di dua kelurahan akan dilibatkan dalam pemeliharaan dan wisata agro petik jeruk ke depannya.


“Khususnya untuk ekonomi dan kesejahteraan dalam keterlibatan masyarakat dua kelurahan yang menjadi bagian dari kawasan ini. Ada Pulorejo dan Bluto,” pungkas Ning Ita.(din/cak)