Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimLaki - Laki Dominan Terpapar Virus Covid -19

Laki – Laki Dominan Terpapar Virus Covid -19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Hasil tracing dari Gugus Tugas Lawan Covid-19 Pemprov Jatim menyebutkan, orang yang terkena virus Corona, dari 194 yang dinyatakan positif terpapar menyasar usia 50-59 tahun. Jumlah ini ternyata didominasi jenis kelamin laki – laki.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Persentase kelompok umur di atas mendominasi sekitar 56 persen. Data tracing ini dilakukan bagi mereka yang positif Corona sejak mengalami awal gejala Corona hingga per 7 April 2020 sebanyak 194 orang.

Di kelompok laki – laki ini jumlah kasusnya terbesar sekitar 30 kasus, menempati persentase 33 persen.

Penyebaran virus Corona sejak dulu hanya melalui droplet (cairan lendir hidung, batuk dan bersin). Bagi yang imunitas tubuhnya kuat maka bisa menjadi orang tanpa gejala (OTG) meski terpapar.

Antibodinya bisa membunuh virus tersebut. Tetapi akibatnya kata dokter Joni Wahyuhadi, Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Pemprov Jatim, virus yang kalah dengan antibodi manusia lainnya akan mutan menjadi jenis Corona yang sangat radikal.

Virus diakui bukan mahluk hidup selayaknya. Tetapi merupakan kumpulan protein yang terbungkus asam amino. Maka cara membasminya cukup dengan sabun berbusa.

Virus Bisa Mati di Suhu 56 Derajat

Penyebaran Corona diakui sangat cepat dan tidak terdeteksi saat ini. Jika OTG positif ini batuk atau bersin dan mengenai orang, atau bahkan bersimpangan jalan saja dengan jarak kurang dari satu meter akan tertular. Hidupnya virus di media yang lembab dan gelap. Virus bisa mati dalam suhu 56 derajat celcius.

“Maka seyogyanya jika berada di ruangan sempit ber AC seperti mobil dan kamar tertutup maka orang di sekitarnya dipastikan tertular,” tukasnya.

Dokter Kohar Hari Santoso, – yang juga Direktur RSUD dr Syaiful Anwar Malang – mengatakan hasil tracing juga mengejutkan bahwa virus ini pun masih bisa menularkan ke orang lain meski pasien ini meninggal. Contoh kasus di tracing pelatihan haji Surabaya dan kasus di Malang keluarga tertular setelah orang tuanya meninggal.

“Hasil test swab nya muncul belakangan,” ujar dr Kohar.

Namun, upaya intervensi yang terus intensif dan dimaksimalkan baik promotif, preventif, kuratif, tracing hingga dampak sosial ekonomi yang ada, Gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sangat bersyukur karena tingkat kesembuhan pasien Covid di Jatim tertinggi se Jawa.

“Per hari ini kembali kita tidak berhenti bersyukur bahwa seluruh tenaga kesehatan di provinsi Jawa Timur telah memberikan dedikasi yang luar biasa sehingga angka kesembuhan dari mereka yang positif kemudian terkonversi negatif atau sembuh tercatat 25,56% . Ini adalah persentase tertinggi dan mudah-mudahan dari hari ke hari makin banyak pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.(ima)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR