Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimKRI Nanggala Tenggelam, Gubernur Khofifah: Kami Berduka, Prajurit Mayoritas Warga Jatim

KRI Nanggala Tenggelam, Gubernur Khofifah: Kami Berduka, Prajurit Mayoritas Warga Jatim

- Advertisment -spot_img

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM- MADIUN– Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 menjadi duka mendalam bagi warga Jawa Timur.

Dia menyebut total 53 orang prajurit di dalam Kapal Selam itu ada 47 orang adalah warga Jawa Timur.

“Mayoritas adalah warga kami (Jatim-red). Ada yang dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Bangkalan, Madiun, Probolinggo, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, Tuban, dan Banyuwangi,” ungkap Khofifah di sela peluncuran program KUR Porang, di Madiun, Minggu (25/4).

Meski dinyatakan tenggelam pihaknya masih berharap ada mukjizat, mengingat proses pencairan dan evakuasi yang melibatkan kapal-kapal bantuan negara lain.

Seperti diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) dini hari.

KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam.

Hadi mengatakan, isyarat subsunk (tenggelam) untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam.

“Semoga para prajurit KRI Nanggala selamat dan bisa kembali berkumpul kembali dengan keluarga. Mohon bantu doa dari seluruh warga Jatim untuk keselamatan para prajurit,” harap Khofifah.(ima/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR