Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsJatimKondisi Stabil, Ibu dan Anak Pelaku Percobaan Bunuh Diri Dipindahkan ke Rawat...

Kondisi Stabil, Ibu dan Anak Pelaku Percobaan Bunuh Diri Dipindahkan ke Rawat Inap

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – Setelah dirawat intensif di Red Zone Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Dr Iskak Tulungagung sejak Minggu, 16 Februari 2020 sore, mulai Senin 17 Februari 2020 kemarin pelaku percobaan bunuh diri, Yayuk (46) dan putrinya EY (16) sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh humas RSUD dr Iskak Tulungagung, keduanya dinyatakan stabil usai dirawat di UGD.

Humas RSUD dr Iskak Tulungagung, Muhammad Rifai mengatakan pihaknya melakukan penanganan dengan berupaya mengeluarkan racun dari obat hama yang diminum kedua korban. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan efek dari racun yang telah masuk ke dalam tubuh. Pasca melalui proses tersebut, kondisi keduanya semakin membaik dan sudah mulai stabil, namun masih perlu perawatan medis.

“Kondisinya sudah stabil, sekarang sudah dipindahkan dari UGD ke rawat inap,” ujarnya.

Rifai menjelaskan, jika dalam beberapa hari kedepan kondisinya stabil dan terus membaik, bukan tidak mungkin keduanya akan bisa segera menjalani rawat jalan di rumah.

“Kalau stabil terus seperti ini, saya rasa bisa segera pulang dan menjalani rawat jalan,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Pakel, AKP Randi Irawan mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan keluarga pelaku serta pelaku sendiri, diketahui aksi nekat kedua pelaku dipicu karena masalah keluarga.

“Memang ada masalah keluarga, kita sudah mintai keterangan pelaku sendiri dan keluarganya,” ungkap Kapolsek.

Randi menjelaskan, awalnya terjadi cekcok antara pelaku Yayuk yang tidak setuju dengan tindakan EY, anak perempuannya yang sudah memiliki pacar dan beberapa kali pergi keluar rumah selama beberapa hari dengan pacarnya tersebut.

Sebenarnya Yayuk sudah melakukan berbagai cara agar anaknya mau menuruti permintaanya, namun upaya tersebut gagal, hingga akhirnya pada Minggu kemarin dirinya putus asa dan nekat menenggak obat hama. Aksi tersebut kemudian diikuti oleh EY hingga keduanya ditemukan sekarat di rumahnya sendiri.

“Jadi pas ibunya minum itu kemudian gelasnya direbut oleh anaknya, kemudian anaknya nekat juga memilih minum dari gelas yang sama akhirnya keduanya seperti ini,” pungkasnya.(fim)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Lakon Dewi Sri Boyong, Asa Bangkit dari Keterpurukan Dampak Pandemi

Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-20 Kota Batu NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Pementasan wayang kulit digelar Kota Batu dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Batu. Tepat di tanggal...