Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsJatimKlaster Lingkungan di Kota Mojokerto Bertambah, Pasca Seorang Tokoh Masyarakat Meninggal Positif...

Klaster Lingkungan di Kota Mojokerto Bertambah, Pasca Seorang Tokoh Masyarakat Meninggal Positif Covid-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Satu lagi lingkungan di Kota Mojokerto dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro (PPKM). Pasca belasan warga di RT 04 RW 01 Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan terpapar Covid-19 sejak kemarin, Jumat, 25 Juni 2021. Satu diantaranya meninggal dunia.

Lingkungan disatu Rukun Tetangga (RT) inipun masuk dalam zona merah. Hingga akhirnya Satuan Tugas Covid-19 Kota Mojokerto harus melakukan penutupan akses keluar masuk dengan memasang pagar besi milik Satpol PP, Sabtu, 26 Juni 2021.

BACA JUGA: Warga Rekreasi ke Kenjeran Dugaan Penyebab Munculnya, Klaster Sidomulyo Kota Mojokerto

Person In Charge (PIC) Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo melalui, Kasatpol PP Kota Mojokerto Dodik menjelaskan penutupan akses dilakukan karena tingkat keterpaparan Covid-19 semakin hari semakin tinggi. Paska hari ini Sabtu, 26 Juni 2021 Dinkes melakukan tracing lanjutan, usai Jumat, 25 Juni 2021 lalu di Gang Pekayon Baru terkonfirmasi positif 12 orang dari tujuh rumah.

Sebanyak 11 warga terkonfirmasi positif hasil Swab PCR dengan gejala sedang dan berat menjalani perawatan tersebar di tiga rumah sakit. Yakni, RSUD Prof Dr Wahidin Sudirohusodo, Rumah Sakit Gatoel, Kota Mojokerto dan Rumah Sakit Sakinah, Kabupaten Mojokerto.

“Ada 12 yang positif dari kemarin, mereka dari tujuh rumah disatu wilayah RT itu positif, dan masuk zona merah. Satu tokoh masyarakatnya MD, jadi setelah ada rapat koordinasi mulai hari ini Sabtu, kita adakan penutupan akses di Kampung Baru RT 4 RW 1,” tegasnya.

Selain melakukan PPKM Mikro, lanjut ia, tiga tim dari Dinkes melakukan tracing lanjutan dan melakukan entri tes rapid antigen menyasar ratusan warga lainnya yang masuk dalam Lingkungan Pekayon RT 04 RW 01. Hasilnya hingga kini sebanyak 13 positif rapid antigen dari 94 warga.

BACA JUGA: Target Vaksinasi Kota Mojokerto Rampung Akhir Juni, Petugas Keliling Pakai Toa Musala Ajak Warga Vaksin

Satu diantaranya anak berusia 11 tahun dengan status OTG, dan dilakukan isolasi mandiri dikediamannya di Gang Pekayon Baru. “Untuk 13 orang (OTG) ini masih di gang, sambil menunggu rumah observasi rusunawa. Di sana masih penuh, nanti kalau udah yang kosong bisa di bawa ke sana,” bebernya.

Jalan satu gang di Lingkungan Pekayon Baru inipun dilakukan penutupan dan pengawasan ketat selama 24 jam. Bahkan, kebutuhan suplai makan ratusan warga disediakan Dinas Sosial Kota Mojokerto setiap harinya sebanyak 235 bungkus.

“Tapi ini isolasi mandiri dengan pengawasan ketat. Makannya disuplai Dinsos, tiga kali sehari. Kuranglebih 235 orang warga yang terdata tinggal di satu RT ini,” paparnya.

Dodik menyebut awalnya keterpaparan Covid-19 yang meningkat signifikan dikarenakan ada salah satu warga yang juga tokoh masyarakat sekitar sakit dan akhirnya meninggal dunia.

“Setelah hasil Swab PCR keluar beliau positif. Karena dia juga imam di musala, dan berobat di bidan yang tinggal di gang ini. Salah satu pemicu awal. Jadi tempat ibadah di sini juga kita tutup,” ujarnya.

Hingga saat ini sudah ada tiga lingkungan yang masuk dalam zona merah menjadi klaster penyebaran Covid -19. Yakni, Lingkungan Sidomulyo, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon yang mulai melandai penyebarannya dan penutupan dihentikan.

BACA JUGA: Warga Positif Covid-19 Bertambah, Satu Lingkungan di Kota Mojokerto Ditutup Total

Kemudian berlanjut di Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan yang dilakukan penutupan, usai total ada 25 warga terpapar Covid-19. Sabtu, 26 Juni 2021.

“Selanjutnya penutupan di Lingkungan Sekarputih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Sebab ada 15 warga yang terpapar, empat diantaranya meninggal dunia. Tapi kami masih koordinasikan dengan Dinkes, jadi ada tiga lingkungan,” pungkasnya. (din/lna)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...