Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaBerita KhususKetua TP PKK Kota Pasuruan: Perempuan Punya Potensi Pengungkit Kesejahteraan Keluarga

Ketua TP PKK Kota Pasuruan: Perempuan Punya Potensi Pengungkit Kesejahteraan Keluarga

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf (Fatma) mengatakan, perempuan mempunyai potensi sebagai pengungkit kesejahteraan keluarga. Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Pelatihan Olahan Pangan Berorientasi Pasar bagi PEKKA di Rumah Makan Gedoeng Woloe, Senin (04/07/2022).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Para perempuan memiliki potensi sebagai pengungkit kesejahteraan keluarga. Kelak diharapkan dapat mengembangkan seluruh potensi dan membangun karakter yang tangguh, inovatif, kreatif dan cerdas sehingga mampu memperbaiki kehidupannya sendiri agar lebih sejahtera,” kata Fatma dalam acara pelatihan olahan pangan.

Berdasarkan data jumlah penduduk miskin Kota Pasuruan pada tahun 2021 sekitar 13.970 jiwa. Menurut Fatma yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat Kota Pasuruan, salah satunya dengan memberdayakan perempuan.

BACA JUGA: Pererat Tali Silaturahmi, TP PKK Kota dan Kabupaten Pasuruan Gelar Pertemuan

“Menurut data dari BPS, angka kemiskinan kita mencapai 13.970 jiwa. Sehingga untuk mengurangi angka kemiskinan ini ialah dengan memberdayakan masyarakat salah satunya memberdayakan perempuan,” katanya.

Fatma juga menyampaikan, pemberdayaan bagi Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) bertujuan untuk membangun ekonomi yang mandiri bagi perempuan kepala keluarga.

“Program ini di gelar supaya ibu-ibu PEKKA tidak lagi tergantung pada orang lain, harus terus belajar dan tetap semangat agar menjadi ibu yang dapat di banggakan putra putrinya kelak,” ujar fatma.

Menurutnya, pemberdayaan bagi PEKKA melalui pelatihan olahan pangan ini diharapkan dapat mengoptimalkan ketersediaan bahan pangan lokal yang melimpah di Kota Pasuruan, agar dapat lebih beragam dan bernilai jual lebih tinggi.

BACA JUGA: Percantik Alun-Alun Kota, Pemkot Pasuruan Sosialisasikan Penataan Wisata Religi Terintegrasi

“Untuk memenuhi bahan pangan tanpa menyebabkan kelangkaan, kita bisa mengatasinya dengan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal yang ada,” imbuh Fatma.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan harapan agar perempuan kepala keluarga dapat lebih berdaya dalam rangka ikut membangun tatanan masyarakat yang sejahtera, adil gender, dan bermartabat sekaligus membangun ekonomi yang mandiri bagi perempuan kepala keluarga.

“Pelatihan ini digagas agar ibu-ibu sebagai kepala keluarga lebih berdaya, lebih mandiri dan nantinya dapat berkontribusi untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera,” jelas Fatma.

Terakhir Fatma juga berpesan perlu adanya keterlibatan aktif dari ibu-ibu PEKKA, menyerap dengan baik serta mempraktikan ilmu yang akan diberikan oleh para narasumber.

“Saya berharap adanya keterlibatan aktif dari ibu-ibu PEKKA untuk bisa memanfaatkan dan terus meningkatkan keterampilan ibu-ibu supaya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutup Fatma.

Acara Pelatihan Olahan Pangan Berorientasi Pasar bagi PEKKA diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan yang berkolaborasi dengan DP3AKB, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan, dan Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Pasuruan. (oni/lna)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU