Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimKesal Diputus Pacar, MTH Sebar Video Mesum dengan Sang Mantan

Kesal Diputus Pacar, MTH Sebar Video Mesum dengan Sang Mantan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Pengungkapan peristiwa tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) dilakukan Polres Sumenep, Jumat 27 Maret 2020. Pelaku berinisial MTH, warga Kota Sumenep melakukan penyebaran video mesum yang ditemukan di WAG (WhatsApp Group).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, pelaku MTH menyebarkan video mesum dengan korban, sebut saja Bunga. “Sebelumnya, MTH sudah pacaran dengan korban. Korban ini adalah satu pelajar di Sumenep,” ungkapnya.

Pelaku MTH ini, tambah Deddy, sudah berpacaran selama 2 tahun dan putus hubungan dengan pacarnya tersebut. Sehingga korban Bunga tidak mau lagi menjalin hubungan dengan pelaku MTH.

“Tersangka MTH ini, dia pernah melakukan hubungan badan dengan korban. Karena kesal, kemudian tersangka melakukan pengiriman video di salah satu Group WhatsApp. Kemudian tersangka mengcapture kiriman tersebut lalu dikirim ke korban,” tambahnya di hadapan awak media.

Dengan adanya kiriman capture tersebut dari tersangka MTH, korban Bunga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib. Kapolres menegaskan, bahwa tersangka sudah tidak lagi anak-anak, tapi sudah di kategorikan dewasa.

“Jadi kepada tersangka dilakukan penerapan pasal 45 ayat 1 undang-undang no. 19 tahun 2016 tentang transaksi informasi elektronik, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” terangnya

“Barang bukti (BB) berupa HP dari tersangka dilakukan penyitaan, dan penyidik telah mengambil dari handphone-nya bukti elektronik pelanggaran yang masih disimpan di HP tersebut” papar Deddy

Menurut dia, dilakukan juga pemeriksaan kepada beberapa orang yang di jadikan saksi yang tergabung dalam Group WhatsApp tersebut. “Video yang tersebar hanya satu. Jadi itu rekaman yang lama, kemudian karena kesal dijadikan senjata oleh tersangka agar bisa kembali lagi ke korban,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan tersangka, MTH telah melakukan hubungan dengan korban Bunga lebih dari 10 kali.

Di sisi lain, Deddy mengimbau kepada masyarakat Sumenep untuk berhati-hati dalam bertransaksi elektronik. Terurama berhati-hati menyebarkan berita hoax. Jika terbukti melakukan ekspose ataupun mentransmisikan suatu berita bohong, maka bisa terkena ancaman Pasal 45 A, ayat 1 No. 19 tahun 2016, tentang tansaksi dan informasi, dengan ancaman hukumannya 6 tahun penjara. (nam/top)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR