Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatimKapolda Jatim Terjunkan 2.000 Personel di Pos Penyekatan PPKM Darurat Antar Kota...

Kapolda Jatim Terjunkan 2.000 Personel di Pos Penyekatan PPKM Darurat Antar Kota dan Kabupaten

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta kerahkan 2.000 personel beserta jajarannya yang tersebar di setiap pos penyekatan antar Kota atau Kabupaten yang ada di Jawa Timur, guna pengamanan tugas PPKM Darurat yang sudah berlaku hari ini, Sabtu (03/07/2021).

Saat rapat Koordinasi Pelaksanaan PPKM Darurat dengan Forkopimda dan tokoh agama yang dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secara daring, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan jika lokasi pembatasan dan mobilitas atau penyekatan di Jawa Timur sudah dilakukan di banyak perbatasan antar kota/kabupaten.

BACA JUGA: Pengendalian PPKM Darurat, 4.463 Personel Gabungan Diturunkan

“Kami akan menerjunkan anggota dari Polres setempat untuk mengawasi mobilitas masyarakat diperbatasan,” ujar Irjen Pol Nico Afinta.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim akan mengerahkan personelnya di berbagai titik, seperti di pusat kota, alun-alun, terminal, pelabuhan, jalan protokol, jalan persimpangan pertemuan antar daerah, dan juga beberapa objek wisata yang berpotensi mengundang kerumunan masyarakat.

Irjen Pol Nico Afinta menambahkan guna memaksimalkan pelaksanaan PPKM Darurat yang ada di Jawa Timur, ia menyiapkan Operasi Aman Nusa II Penananganan Covid-19. Operasi tersebut digelar guna menyasar deteksi gini gangguan yang dapat mengganggu penanganan Covid-19 dan program vaksinasi.

Ia juga mengatakan jika operasi tersebut akan berfokus pada beberapa hal yakni patroli penjagaan serta pengawasan di wilayah rawan guna mencegah penyebaran Covid-19, gelar vaksinasi massal serta lakukan sterilisasi dan pengamanan vaksin, pengendalian penyebaran Covid-19 melalui peningkatan kepatuhan protokol kesehatan dan PPKN berbasis mikro.

Selanjutnya, himbauan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, tracing terhadap masyarakat yang terpapar covid 19 dan kontak erat, pengawalan dan pengamanan pengangkutan dan distribusi vaksin covid-19 sampai ke lokasi tujuan yang telah ditentukan, menyiapkan tenaga kesehatan atau paramedis dan sarana prasarana pendukung lainnya untuk penanganan 19 dan vaksinasi.

BACA JUGA: Ini Syarat Perjalanan Kereta Api di Masa PPKM Darurat

Serta penegakan hukum pelanggar protokol kesehatan dan penyimpangan penanganan Covid-19, penyalahgunaan alat kesehatan “Timbun oksigen, APD, maupun vaksinasi”. Klarifikasi dan counter opinion tentang pemberitaan yang tidak benar di media mainstream media online maupun media sosial, serta takedown media sosial memuat berita hoax.

“Akan ada penebalan sebanyak 2000 personel, 500 personel dari Polda, 1.500 personel dari jajaran Polres di seluruh wilayah Jawa Timur, kami akan tugaskan hingga pelaksanaan PPKM Darurat selesai, ” tegasnya.(jar/lna)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...