Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatimJajakan Pelajar SMP dan SMA Tarif Rp 300 Ribu, Perempuan Blitar Dibekuk...

Jajakan Pelajar SMP dan SMA Tarif Rp 300 Ribu, Perempuan Blitar Dibekuk Polisi

NUSADAILY.COM-BLITAR- Jajakan pelajar SMP dan SMA tarif Rp 300 ribu, mucikari di Blitar dibekuk polisi. Yakni BY (40), warga Desa Satreyan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Sebab terbukti menjadi pelaku prostitusi online dengan mempekerjakan enam siswi SMP dan SMA.

BACA JUGA: Bupati Blitar Launching Dua Aplikasi Permudah Layanan Perizinan – Imperiumdaily.com

BACA JUGA: Hadiri Peresmian Maspion Bazar, Bupati Blitar Sampaikan Pesan Bagi Koperasi – Nusadaily.com

BY mengaku sudah setahun menjalankan bisnis prostitusi online tersebut. Awalnya para korban sendiri yang datang kepada dirinya dan minta dicarikan pelanggan. Alasannya, para korban tersebut ingin memiliki handphone baru namun tidak memiliki uang untuk membeli.

“Saya tidak memaksa. Mereka ingin punya handphone lalu minta dicarikan pelanggan. Saya sudah bilang tidak mau tapi mereka memaksa karena pengen handphone,” ujarnya BY. Ia berkisah soal prostitusi online kepada Nusadaily.com, Rabu 7 April 2021.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, para pelajar yang disewakan itu masih berusia 14 – 16 tahun. Kasus prostitusi online ini terbongkar dari laporan masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya menggerebek sebuah kamar kos di Jalan Jawa Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Prostitusi Online Terbukti

“Nah, di tempat tersebut polisi menemukan pasangan laki-laki dan perempuan. Yaitu pria hidung belang dan seorang perempuan korban prostitusi,” jelasnya soal pelajar SMP dan SMA tarif Rp 300 ribu dijual.

“Kemudian setelah dilakukan penggeledahan juga ditemukan sejumlah barang bukti praktik prostitusi online tersebut,” imbuhnya.

AKBP Yudhi menjelaskan, para korban ditawarkan melalui pesan WhatsApp kepada para pria hidung belang. Setelah bertransaksi, baru mereka menentukan sendiri lokasi kencan. Ada yang di kosan adapula yang menyewa kamar hotel. Itu modus prostitusi online.

“Transaksi melalui WA, kemudian bisa datang ke kosan yang disediakan. Mucikari bisa juga dibawa ke tempat pelanggan,” tegasnya terkait prostitusi online.

Kini BY harus mempertanggung jawabkan perbuatannya prostitusi online. Dia dijerat dengan pasal Pasal 88 Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016. Yakni tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Kemudian Pasal 296 KUHP tentang barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain. Dan menjadikannya sebagai mata pencaharian atau kebiasaan diancam dengan pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan. Serta Pasal 506 KUHP tentang barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita. Dan menjadikannya mata pencaharian diancam dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun. Itu ancaman dari prostitusi online.(tan/cak)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...