Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsJatimHari Jadi Polwan ke - 72, Gubernur Khofifah : Polwan...

Hari Jadi Polwan ke – 72, Gubernur Khofifah : Polwan Harus Makin Cakap dan Cakep

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM- SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap Polwan makin menunjukkan eksistensi dan prestasi mereka sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Khofifah dalam peringatan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-72, Selasa 1 September 2020.

BACA JUGA: Gubernur Khofifah: Hari Ini Sensus Penduduk Offline Dimulai Serentak

“Kehadiran Polwan sangat dibutuhkan masyarakat. Saya berharap Polwan mampu menampilkan sosok pelindung yang humanis dengan keramahan dan kebersahajaan, tanpa mengurangi ketegasannya,”ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Khofifah mengatakan eksistensi Polwan selama 72 tahun menjadi bukti bahwa sekalipun Polri adalah inistitusi penjaga stabilitas dan keamanan negara namun tangan-tangan perempuan tetap dibutuhkan.

Malah kata Khofifah, keberadaan Polwan mampu memperkuat citra kepolisian sebagai insitusi yang profesional, modern, dan terpercaya di mata publik.

“Polwan harus mampu menjaga nama baik dan citra Polri dimana pun bertugas. Polwan tampak makin cakap dan cakep dan profesional dalam menjalankan tugas. Karenanya, tidak boleh tidak Polwan harus terus meningkatkan kapasitasnya,” imbuhnya.

BACA JUGA: Uang Baru Rp 75.000, Gubernur Khofifah: Desainnya Indonesia Banget

- Advertisement -

Mengingat, dalam undang-undang tidak ada perbedaan tugas dan tanggung jawab antara Polwan dan Polisi laki-laki.

Keduanya, kata Khofifah, tetap dituntut untuk lebih profesional dan moderen, sehingga bisa dipercaya oleh publik.

Namun demikian, Khofifah juga berharap agar Polwan tidak sampai melupakan kodratnya sebagai perempuan yang harus menjalankan peran ganda menjadi istri sekaligus seorang ibu.

Dengan demikian, antara tugas dan rumah tangga akan berjalan dengan baik.

Seperti diketahui, 1 September diperingati sebagai Hari Jadi Polwan.

Polwan didirikan 1 September 1948, di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, saat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda II. (ima)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...