Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimGubernur Khofifah Kukuhkan Paskibraka Provinsi Jawa Timur 2021

Gubernur Khofifah Kukuhkan Paskibraka Provinsi Jawa Timur 2021

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung pengukuhan para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan melakukan mandat dan menjalankan prosesi pengibaran dan penurunan bendera merah putih yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (15/08/2021).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Saat ditemui awak media seusai upcara pengukuhan, Khofifah menyatakan kebanggaannya dihadapan seluruh paskibraka yang akan tampil tanggal 17 Agustus 2021 mendatang. Hal tersebut disampaikannya lantaran seluruh pasukan pengibar bendera pusaka adalah perwakilan dari setiap Kab/Kota yang ada di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada halangan apapun, mereka sehat, lancar dan sukses, baik saat pengibaran atau penurunan pada tanggal 17 agustus besok lusa,” harap Gubernur Khofifah.

BACA JUGA: 12 Paskibraka Kota Surabaya Dikukuhkan Wali Kota Eri

Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemprov Jawa Timur itu memaparkan jika hal ini merupakan siklus tahunan yang wajib dipersiapkan menjelang Hari jadi Negara Indonesia. Ia memaparkan bahwa seluruh anak didik yang tergabung dalam Paskibra Provinsi tersebut sudah dikarantina sejak (10/08) lalu.

“Ini kan sebetulnya siklus tahunan, yang hari ini kebetulan secara total seperti tahun kemarin, pasukan 17, 08, dan 45. Nah mereka sudah di karantina dari tanggal 10 kemarin dan saya juga sempat bersapa pada saat mereka di BPSDM. Intinya kita sudah sesuai SOP apa yang diinstrusikan pusat,” ujar Khofifah.

BACA JUGA: Kenangan Marcelino Saat Menjadi Komandan Paskibraka

Tidak hanya itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Aris Agung Paewai juga menambahkan jika pada saat upacara peringatan hari jadi Negara Indonesia lusa akan tetap mengundang pejabat provinsi namun dibatasi. Hal ini karena melihat kondisi pandemi covid19 yang masih belum usai.

“Total undangan disesuaikan dengan kondisi, jadi undangan kita besok menyesuaikan dengan lokasi yang ada, maka disiapkan sekitar undangan itu. Dan semua sudah melewati prokes yang sangat ketat dengan wajib swab tes 1×24 jam sebelum memasuki acara. Nah ketentuan-ketentuan itua adalah persyaratan yang harus diikuti sesuai dengan SE oleh Sekretariat negara baik pengibaran maupun penurunan bendera,” pungkasnya.(jar/lna)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily