Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatimGubernur Jatim Minta Kemenkes Kirim Vaksin Sinovac untuk Percepatan Vaksinasi Pelajar

Gubernur Jatim Minta Kemenkes Kirim Vaksin Sinovac untuk Percepatan Vaksinasi Pelajar

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Kementerian Kesehatan mengirim vaksin Sinovac lebih banyak ke wilayahnya sebagai upaya percepatan vaksinasi terhadap pelajar.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Vaksinasi ‘Terima Kasih’ Sediakan 10 Ribu Dosis Untuk Masyarakat Sidoarjo

“Kami juga sudah berkoordinasi agar dropping Sinovac bisa lebih banyak, karena kadang mendapat vaksin tertentu dalam jumlah sangat besar. Namun untuk segmen tertentu juga,” ujar Khofifah di sela meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Khadijah Surabaya, Rabu.

Menurut dia, saat ini kebutuhan untuk pelajar bisa dimaksimalkan supaya yang dikirim ke Jatim adalah vaksin yang berkesesuaian untuk anak usia 12 tahun sampai 17 tahun.

BACA JUGA: Ternyata Ini Penjelasannya Luna Maya Dikasih Rp 500 Juta oleh Deddy Corbuzier

Percepatan vaksinasi berbasis pelajar, kata dia, juga dilakukan sebagai bagian dari proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dan bertahap yang mulai dilakukan sejak Senin (30/8).

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menegaskan upaya akselerasi vaksinasi berbasis pelajar di Jatim harus terus dilakukan dan bupati/wali kota, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan di daerah untuk memaksimalkannya. Terutama bagi siswa kelas 12 SMA/SMK/MA serta SLB.

BACA JUGA: Melihat Sumber Pemasukan dan Seberapa Kaya Taliban

“Ini penting mengingat para siswa kelas 12 harus segera melakukan lompatan pembelajaran ke tahap perguruan tinggi. Sedangkan, SMK segera melakukan penyesuaian dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja,” ucap dia.

Gubernur Khofifah menyampaikan per 31Agustus 2021 berdasarkan Inmendagri Nomor 38 Tahun 2021 terdapat penambahan kabupaten/kota di Jatim yang mengalami penurunan level dari sebelumnya level 4.

BACA JUGA: Ada Apa dengan Ijonk dan Ririn Dwi Ariyanti?

“Sekarang ini tinggal sembilan kabupaten/kota di Jatim yang masih level 4. Per tanggal yang sama ada 29 daerah yang sudah dimungkinkan untuk melakukan PTM terbatas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur berterima kasih kepada Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Khadijah yang menyelenggarakan vaksinasi bagi siswa. Dan diharapkan sekolah-sekolah swasta lain juga melakukannya.

BACA JUGA: Indonesian Drama Series Awards 2021, Malam Bersejarah Industri Sinetron Indonesia!

“Untuk sekolah-sekolah swasta juga tolong bisa dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan setempat. Insya Allah vaksin yang akan turun pada pekan ini akan lebih banyak Sinovac,” tutur mantan Menteri Sosial tersebut.(eky)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu