Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimGila! Sahroni Berdiri di atas Bandara Juanda

Gila! Sahroni Berdiri di atas Bandara Juanda

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Terlihat Sahroni berdiri dengan gagahnya di atas Bandara Juanda, Surabaya. Anak muda “gila” tersebut sedang menyuarakan mimpi jadi presiden di atas Bandara Internasional di Jawa Timur.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baliho Sahroni “Mimpi Jadi Presiden” sudah menjajah wilayah Surabaya, kali ini, terminal penerbangan Internasional yang menjadi pengenalan mimpi gilanya itu.

Roni tampak mengenakan jas hitam dan berdasi warna biru dengan suasana santai. Ia pun tersenyum sambil kedua tangannya berada di pinggang.

Baliho tersebut tampak mencolok karena ukurannya yang sangat besar dan mudah terlihat oleh pengguna jalan raya dekat bandara, karena seolah-olah dia sedang mejeng di atas Bandara.

BACA JUGA: Sahroni Buka-Bukaan Mimpi Jadi Presiden ke Nusadaily di Banyuwangi

Slogan “Mimpi Jadi Presiden” yang bersanding dengan fotonya semakin menyita perhatian masyarakat. Banyak yang beranggapan, Sahroni merupakan sosok calon presiden RI di masa depan.

Quote atau tulisan dalam baliho tersebut merupakan sebuah ide gila menganai mimpi untuk jadi presiden, sehingga dapan menginspirasi orang lain.

Sebelumnya, Sahroni berbagi cerita tentang kisah hidupnya kepada Nusadaily.com di Banyuwangi. Obrolan gayeng penuh canda pun tak terhindarkan. Dia nampak bersemangat, terutama saat bercerita kala dirinya masih “kere” dan menjadi “gembel”. 

“Pasti nggak ada orang yang percaya, kalau saya dulu itu kere dan sempat menjadi gembel. Orang tahunya ketika saya sudah jadi pengusaha sukses,” ungkap pria berjuluk Crazy Rich Tanjung Priok itu.

Sahroni mengaku pernah mengalami masa-masa pahit dalam hidupnya. Mulai menjadi tukang semir sepatu hingga menjadi sopir. Berbagai hinaan, cacian, hingga diremehkan acap kali ia alami. 

“Pernah suatu ketika, saya diusir oleh adiknya bos. Saat saya duduk di kursi kantornya, dia bilang kamu tidak pantas duduk di situ. Itu khusus karyawan. Sana keluar,” kenangnya. (kal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR