Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaNewsJatimGelar Funbike, Pemkab Lumajang Mulai Longgarkan Aturan Pembatasan Masyarakat

Gelar Funbike, Pemkab Lumajang Mulai Longgarkan Aturan Pembatasan Masyarakat

NUSADAILY.COM – LUMAJANG – Pemkab Lumajang menggelar funbike menyambut Porprov VII Jatim, Minggu, 20 Februari 2022. Hal tersebut nampaknya menjadi tanda bahwa aturan pembatasan mobilitas masyarakat di Kabupaten Lumajang mulai dilonggarkan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Gelaran funbike tersebut dirancang Pemkab sejak jauh hari. Terlihat dari pamflet, banner, serta video promosi yang disebarkan semenjak satu bulan lalu.

Kasi Olahraga Rekreasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang Galih Permadi mengatakan bahwa event tersebut dalam rangka mempromosikan kepada masyarakat bahwa akan ada Porprov VII yang akan dihelat di Lumajang tanggal 25 Juni hingga 3 Juli 2022 mendatang.

BACA JUGA: Rumah Warga Lumajang Bakal Disulap Jadi Penginapan Atlet Porprov Jatim

“Sebetulnya kegiatan fun bike ini sebagai sarana untuk memberitahu, akan ada event Porprov pada tanggal 25 Juni 2022 sampai 3 Juli 2022,” kata Galih, Minggu (20/3/2022).

Pantauan di lapangan, jumlah peserta funbike tersebut mencapai 4999, diketahui dari satu hadiah sepeda polygon yang diberikan kepada peserta dengan nomor dada paling besar.

Banyaknya jumlah peserta yang mengikuti event tersebut, menurut Galih telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian dan diberikan izin keramaian.

“Tetap kita batasi, karena kami diizinkan kapolres itu 3.500 peserta. 3.000 peserta itu dari warga lokal sedangkan 500 orang sisanya itu dari luar daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA: Hore! Kasus Covid-19 Mulai Menurun

Lebih lanjut, Galih mengatakan bahwa gelaran yang mengumpulkan banyak orang di satu tempat tersebut adalah event perdana di Lumajang yang diberikan izin oleh pihak kepolisian.

“Ini menjadi kegiatan pertama yang diizinkan pihak kepolisian,” ungkapnya.

Kartika (24), warga Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe, Lumajang mengaku kaget dengan adanya acara tersebut. Menurutnya, selama ini kegiatan masyarakat selalu dibatasi.

“Ini jadi kabar yang menakjubkan sekaligus menggegerkan karena selama ini mobilitas warga Lumajang seringkali dibatasi karena PPKM yang berlevel-level,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pemkab Lumajang Dorong Kelestarian Tari Topeng Kaliwungu

Namun begitu, Kartika berharap pelonggaran mobilitas masyarakat tersebut tidak hanya untuk event yang digelar pemerintah saja, tapi bisa terus terjadi sampai akhir hari raya idul fitri.

“Ini merupakan angin segar khususnya bagi warga muslim yang hendak menjalankan ibadah puasa agar bisa menjalani tradisi-tradisi yang biasa dilakukan di Bulan Ramadan,” harapnya.(hud/lna)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Bharada E Diduga Diintervensi untuk Cabut Kuasanya Jadi Pengacara, Deolipa: Dia Kasih Kode Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mantan pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara menduga ada intervensi dalam pencabutan surat kuasanya sebagai pengacara Bharada...