Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatimCamat Tanggul Pandu Nenek Difabel Bilang 'Salam Dua Periode' Diperiksa Bawaslu

Camat Tanggul Pandu Nenek Difabel Bilang ‘Salam Dua Periode’ Diperiksa Bawaslu

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember memeriksa Camat Tanggul Muhammad Ghozali. Dia diduga melanggar prinsip netralitas sebagai aparatur sipil negara yang dilarang berpolitik praktis.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pemeriksaan terhadap Ghozali masih berlangsung hingga pukul 15.00 WIB pada Senin, 24 Pebruari 2020.

Anggota Bawaslu Jember Andhika Firmansyah menjelaskan, pemeriksaan itu terkait video Ghozali mengarahkan seorang nenek yang duduk di kursi roda untuk mengatakan terima kasih ke Bupati Faida disertai ucapan dan simbol dua periode.

“Dalam penanganan dugaan pelanggaran, kami tingkatkan kasusnya dari informasi menjadi temuan,” ujar Andhika kepada nusadaily.com sebelum pemeriksaan.

Bawaslu sudah melakukan pengkajian terhadap rekaman terkait materi ucapan maupun tindakan Ghozali.

Menurut Andhika, pihaknya juga meminta keterangan dari berbagai pihak terkait termasuk Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tanggul.

“Untuk menentukan melanggar atau tidak, kita butuh proses klarifikasi dan jangka waktu penanganan 5 hari dari status temuan. Jadi Rabu sudah diputuskan,” tegas Andhika.

Seperti diketahui, kasus ini bermula dari video berdurasi 21 detik yang menampilkan aksi Ghozali menyuruh nenek difabel menirukan ucapannya.

Ghozali beberapa kali memandu si nenek agar benar-benar sesuai dengan ucapan yang dimauinya.

“Terima kasih Pak Bupati,” ucap nenek itu.

Seketika Ghozali dengan nada tinggi mengoreksi.

“Ibu. Ibu Bupati atas bantuannya,” sahut Ghozali.

Kalimat koreksi Ghozali pun ditirukan nenek tersebut sembari kedua jempol tangannya diacungkan.

“Semangat Bu, salam dua periode,” ucap Ghozali mengintruksi si nenek.

Si nenek yang gugup sempat salah berucap. “Semangat Bu, salam V periode,” ucapnya.

Ghozali kembali mengoreksi. “Dua,” tuturnya.

“Dua periode,” kata si nenek dengan tetap berusaha tersenyum.

“Ya,” respon Ghozali menimpali.

Di akhir rekaman tampak beberapa orang berada di sekitar lokasi pembuatan video tersebut.

Bawaslu juga melakukan pemanggilan kepada mereka. Sebab, menurut Andhika keterangan mereka sangat diperlukan.

Dugaan pelanggaran oleh Ghozali berkaitan dengan momen Bupati Jember Faida yang mencalonkan kembali di Pilkada 2020.

Para pendukung Faida sebagai calon petahana seringkali membuat tagline ‘salam dua periode’.”Jika melanggar, langsung kami rekomendasikan kepada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) untuk pemberian sanksinya,” ungkap Andhika. (sut)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu