Senin, September 27, 2021
BerandaNewsJatimBupati Lumajang Masih Bungkam Usai Turut Hadiri Pesta Nikah Anak Ketua PCNU...

Bupati Lumajang Masih Bungkam Usai Turut Hadiri Pesta Nikah Anak Ketua PCNU Jember

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Kepolisian Resor Jember menyelidiki dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan anak perempuan dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab.

Pasalnya, puluhan orang hadir sebagai tamu undangan dalam acara yang berlangsung di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari itu. Seperti para tokoh penting, termasuk Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Namun, Cak Thoriq, sapaan akrab Thoriqul masih enggan berkomentar. Pria yang juga menjabat Ketua Satgas Covid-19 Lumajang tersebut belum menanggapi upaya klarifikasi melalui sambungan teleponnya pada Jum’at, 30 Juli 2021.

Sementara, keterangan soal penyelidikan dari pihak kepolisian yang menyatakan bahwa kasus kejadian pesta nikah dengan mengundang banyak orang diproses secara hukum.

“Kita tindak,” tegas Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin saat menjawab konfirmasi dari nusadaily.com.

Potret dan video pesta pernikahan anak Gus Aab beredar luas dengan dengan tampak begitu banyak tamu undangan yang hadir. Pesta terjadi pada hari Rabu, 28 Juli 2021.

Selain Cak Thoriq, juga tampak mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur Habib Haidar, dan juga mantan pejabat Universitas Islam Negeri Kyai Haji Achmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember Hamid Pujiono dan banyak lagi pengurus NU.

Langkah yang Ditempuh Polisi Tanpa Tebang Pilih

Arif mengatakan, langkah yang ditempuh tanpa tebang pilih demi memberikan rasa keadilan untuk penegakan hukum atas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurutnya, di Kabupaten Jember masuk kategori PPKM level 4 seiring kian meningkatnya penularan wabah COVID-19. Sehingga, kepolisian tanpa pandang bulu menindak siapapun yang melanggar PPKM walau itu acaranya tokoh publik sekalipun.

“Semuanya kita tindak,” tukas perwira polisi kelahiran Jakarta, 23 Juni 1980 itu.

Kapolsek Bangsalsari, AKP I Putu Adi Kusuma menambahkan, sebelumnya sudah mendapat pernyataan dari keluarga Gus Aab bahwa acara akad nikah tanpa disertai pesta maupun tidak mengundang banyak orang.

Namun, tetap saja acaranya berlangsung dalam bentuk hajatan yang didatangi oleh banyak tamu dari berbagai kalangan. Kejadian itu disesalkan karena, selama masa PPKM dilarang.

“Kami sudah kesana bersama Babinsa dan Babinkamtimas untuk memberi teguran. Kemudian mereka sudah berjanji untuk tidak ada pesta,” bebernya. (sut/aka)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...