Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimBangunan Irigasi Pengairan Kabupaten Malang Aman, Hasil Pendataan Pascagempa

Bangunan Irigasi Pengairan Kabupaten Malang Aman, Hasil Pendataan Pascagempa

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-MALANG- Bangunan irigasi Pengairan Kabupaten Malang aman. Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang menyampaikan tidak terjadi dampak apapun. Yakni pada bangunan irigasi. Pascagempa berkekuatan 6,1 SR yang melanda sebagian besar kecamatan di Malang Selatan Sabtu (10/4/2021).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Gedung MAN 2 Turen Rusak Parah Kena Gempa, Uji Coba KBM Tatap Muka Mundur – Nusadaily.com

BACA JUGA: Bangun Rumah Sementara untuk Korban Gempa, Sanusi: 300 Rumah Kategori Berat Akan Rampung sebelum Lebaran – Imperiumdaily.com

Meskipun puluhan ribu rumah hancur setelah gempa. Namun fasilitas pengairan lahan sawah dan kebun di wilayah Kabupaten Malang dinyatakan aman. Petani masih bisa melakukan pekerjaan hariannya.
       
“Tidak ada satu pun bangunan irigasi di yang mengalami kerusakan akibat gempa,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Saniputera, Kamis (22/4/2021) hari ini.

Akan tetapi, meski tidak ada kerusakan pada bangunan irigasi, DPUSDA masih terus melakukan pendataan. Yakni pada bangunan irigasi yang tersebar di 33 kecamatan. Namun, jika masyarakat menemukan adanya bangunan irigasi ada yang rusak akibat gempa. Maka dimohon untuk segera melapor ke DPUSDA.
       
“Laporan masyarakat nanti akan segera kita tindaklanjuti, untuk segera di perbaiki. Karena irigasi ini merupakan kebutuhan yang utama dalam mengairi lahan persawahan. Yang mana akan menghasilkan produktivitas tanaman pertanian,” tegasnya soal bangunan irigasi Pengairan Kabupaten Malang.

Sebagai informasi berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari BPBD Kabupaten Malang sementara. Yang terdampak gempa bermagnitudo 6,1 tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan yang tersebar di 32 dari 33 kecamatan.

Dari 32 kecamatan di Kabupaten Malang tersebut yang terdampak, Kecamatan Tirtoyudo menjadi wilayah terparah terdampak gempa. Selanjutnya Kecamatan Dampit, dan Kecamatan Ampelgading

Sedangkan untuk kerusakan rumah warga sementara total ada sebanyak 10.482 unit. Adapun bangunan sekolah ada 226 unit, fasilitas kesehatan (Faskes) ada 23 unit. Untuk bangunan tempat ibadah 233 unit, serta 159 unit fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan.(aje/cak)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR