Kamis, Desember 2, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimBangun RS Darurat Covid-19, Gubernur Jatim Dibantu Gugus Pusat & BNPB

Bangun RS Darurat Covid-19, Gubernur Jatim Dibantu Gugus Pusat & BNPB

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirim alat medis dan prasarana ke Gubernur Jatim Khofifah yang akan mendirikan RS darurat Covid-19 di Jatim.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Bantuan itu antara lain, berupa reagen 20.000 pcs, ventilator 3 unit, APD lengkap 300 set, tenda isolasi 3 set, tenda pengungsi 20 set, velbed 100 unit, hand scoon panjang 1.000 pasang, swab kit 1.000 pcs, dan rapid test 10.000 psc.

Bantuan diberikan langsung kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Grahadi, Surabaya, Kamis 7 Mei 2020.

Pusat menunjuk Liaison Officer (LO) antara lain Mayjend TNI (P) Eko Budi S, Mayjend (R) Gatot Triswanto, dan Brigjend (P) Pol Drs JB Gebana PMM.

Bantuan tersebut adalah amanat Presiden Joko Widodo yang memerintahkan agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat membantu penanganan Covid-19 di Jatim.

“Kami ucapkan terima kasih, seluruh bantuan ini secara khusus merupakan wujud support dari Pemerintah Pusat melalui BNPB untuk pembangunan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Jawa Timur. Yang kini tengah proses kami kerjakan,” kata Gubernur Khofifah dalam keterangan yang diterima Nusadaily.com.

Sekadar diketahui, angka kasus positif covid-19 di Jawa Timur kian tinggi. Sehingga kebutuhan layanan kesehatan rumah sakit harus diperbanyak.

Ide Gubernur dengan mendirikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Jatim memakai Puslitbang Humaniora di Jl Indrapura Kota Surabaya, sebagai layanan khusus pasien infeksi virus SARS-CoV-2.

RS Darurat Berbasis Tenda

Selain Rumah Sakit berbasis gedung, Gubernur Jatim juga menginisiasi RS berbasis tenda. Teknis masih dikerjakan.

RS darurat ini akan khusus menampung para pasien covid-19 yang memiliki gejala klinis ringan hingga sedang.

Pasien dengan gejala klinis berat akan dirawat di RS rujukan utama, yakni RSUD dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga.

Liaison Officer Mayjend TNI (P) Eko Budi S mengatakan bantuan ke Pemprov Jawa Timur ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo yang meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat turut membantu Jatim dalam menangani kasus covid-19.

“Perintah Presiden kami diminta membantu agar Covid di Jatim semakin hari kian menurun. Lalu Pak Doni, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat, juga konsen sekali untuk bisa menyelesaikan covid-19 di Jatim. Karena yang termonitor, saat ini kasus di Jakarta itu sudah semakin landai. Tapi di Jatim kok semakin berkembang dan naik grafiknya,” tutur Eko Budi.

Tim ini juga ditugasi menginvetarisir permasalahan terkait covid-19 dan akan dibawa ke pusat untuk dicarikan solusinya bersama-sama.

“Kita belanja masalah, sebab dimungkinkan ada masalah yang butuh ditindaklanjuti dan diselesaikan di tingkat pusat,” tegas Eko Budi.(ima)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR