Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatimAturan Ketat, Pedagang Sayur Dari Luar Ponorogo Dilarang Masuk

Aturan Ketat, Pedagang Sayur Dari Luar Ponorogo Dilarang Masuk

NUSADAILY.COM – PONOROGO – Pemkab Ponorogo menerapkan kebijakan atau aturan ketat sebagai upaya pencegahan penularan dan penghentian laju virus Covid-19 diwilayahnya. Setelah sebelumnya Pemda setempat meliburkan ASN serta pegawai non-PNS di dinas serta instansi bagi mereka yang berdomisili di Magetan dan Madiun.

Kini melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, secara tegas juga menerbitkan larangan masuk bagi pedagang sayur dari dua wilayah tersebut. Hal tersebut terpaksa diambil demi pengamanan masyarakat setempat terhadap penyebaran virus Corona.

Faktor penetapan Magetan dan Madiun sebagai zona merah penyebaran Covid-19 menjadi salah satu alasannya. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) Ponorogo, Addin Andanawarih ketika dikonfirmasi !Nusadaily.com membenarkan tentang larangan pedagang sayur dari wilayah Magetan dan Madiun masuk Ponorogo.

“Mulai Kamis, 26 Maret 2020 malam sudah diberlakukan pelarangan pedagang sayur dari Magetan dan Madiun. Mereka tidak boleh masuk Ponorogo,” tegasnya.

Larangan itu tertuang melalui surat edaran Nomor: 338/991/405.03.1/2020 tertanggal 26 Maret 2020, bertujuan untuk mengamankan wilayah Ponorogo dari penyebaran virus Corona. “Pedagang sayur dari Magetan yang biasanya masuk Ponorogo pada saat malam hari terpaksa harus balik ke Magetan lagi,” Pungkasnya.

Saat ini ada dua posko pencegahan Covid-19 yang didirikan, di Desa Kedungbanteng Kecamatan Sukorejo, yang berbatasan langsung dengan Magetan, dan di Desa Sampung, perbatasan Ponorogo- Magetan sisi selatan. Rencananya Satgas juga akan memasang posko satu lagi di Desa Sukosari yang juga menjadi jalur lalu lintas dari Kabupaten Magetan.

Satgas menyampikan agar warga Magetan dan Madiun yang biasa berdagang sayur di wilayah Ponorogo  untuk menaati ini. Sebab, untuk sementara tidak diizinkan masuk wilayah Kabupaten Ponorogo, agar percepatan penanganan virus corona ini segera terwujud. (nto/top)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...