Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsJatim7 Daerah Jadi Zona Merah, Pejabat di Jatim Bertumbangan

7 Daerah Jadi Zona Merah, Pejabat di Jatim Bertumbangan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Perkembangan data Covid-19 di Jawa Timur kian mencemaskan. Kini, Kamis (17/12/2020) ada 7 daerah masuk zona merah Covid. Banyak pejabat bertumbangan dirawat di Rumah Sakit. Ada dua Bupati sudah meninggal.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Informasi Nusadaily.com, sesuai data sebaran infografis Satgas Covid-19, 7 daerah zona merah itu adalah Jember, Banyuwangi, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang dan Kabupaten Kediri.

Di Jawa Timur per hari Rabu (16/12/2020) tambahan positif Covid-19 baru ada 755 orang, sehingga totalnya 72.124 orang. Dengan komposisi pasien sembuh 62.277 orang, dirawat ada 4.831 dan meninggal dunja ada 5.016 orang. Untuk suspect ada 8.096 orang.

BACA JUGA: Alami Overload Pasien Covid-19, RSU Kota Sebut Warga Mulai Abai Prokes

Jika melihat data, kasus terbesar masih diduduki Kota Surabaya dengan jumlah 17.510 positif Covid-19, namun tambahan baru Covid-19 hanya 38 per hari Rabu. Sementara Kota Malanf tertinggi tambahan Covid-19 yakni 91 orang. Disusul Banyuwangi 61 orang, Jember 40 orang, Kota Kediri 40 orang dan Lamongan 67 orang.

Sebaran Covid-19 yang kian mengganas itu, sesuai data terakhir merenggut nyawa Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin, lalu Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Bupati Situbondo Dadang, dan disusul Wakil Wali Kota Probolinggo.

Terkini, Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e positif COVID-19, sesuai pernyataan Ketua Gugus Tugas RSUD yakni dr. Syaiful Hidayat. Kini Wabup Pamekasan dirawat di RSUD dr. Soetomo Surabaya

Istri wabup, yang sedang hamil 7 bulan juga positif. Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan suami juga positif Covid-19.

“Sama (ketiganya positif) di RSUD Pamekasan (dirawatnya),” kata Syaiful.

Pamekasan sendiri berstatus zona oranye. Total yang terkonfirmasi positif 568 kasus. Dengan rincian 390 sembuh dan 48 meninggal dunia.

Pejabat lain, yang positif Covid-19 adalah Bupati Sumenep Busyro Karim. Namun gejalanya ringan.

“Iya betul (positif COVID-19). Beliau dirawat di RS Husada Utama Surabaya sejak Minggu (13/12),” ujar Nurfitriana Busyro, istrinya yang ikut karantina di RS, Kamis (17/12/2020).

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur (Jatim) Fraksi PKB ini mengimbau masyarakat khususnya di Jatim dan Sumenep supaya disiplin protokol kesehatan COVID-19.

BACA JUGA: Cegah Penyebaran Klaster Penularan Covid-19, Ini Kata Gubernur Jawa Timur

Data untuk Sumenep, zona oranye dengan kasus aktif 56 pasien. Total positif COVID-19 mencapai 869 kasus. Dengan rincian 768 kasus sembuh. Sementara 45 kasus dilaporkan meninggal dunia dan 56 kasus masih aktif.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya positif COVID-19 sejak sepekan lalu. Ada tujug karyawan di bagian humas juga positif Corona.

“Sepekan kemarin, dia tes swab dan positif lalu karantina mandiri. Sehingga semua karyawan di Humas ditest swab, ada 8 orang positif. Di RS ada 2. Satunya baru masuk baru ada gejala. Satunya sudah sehat sudah pulang, lainnya OTG,” kata Kadiskominfo Surabaya, M Fikser.

Fikser menjelaskan Feri terpapar COVID-19, dari istrinya yang sehari-hari bekerja di Dispendukcapil. Namun anak – anaknya tak ikut terpapar.(ima)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu