Senin, September 20, 2021
BerandaNewsJatim25 PMI Bermasalah Asal Jatim Kembali Dideportasi

25 PMI Bermasalah Asal Jatim Kembali Dideportasi

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) sebanyak 25 orang yang berasal dari Jawa Timur kembali Dideportasi dari Malaysia dan saat ini telah ditampung di Shelter Transit PMI Bendul Merisi Surabaya.

Kedatangan PMIB tersebut melalui prosedur yang telah disepakati oleh kedua Negara. Para pekerja bermasalah tersebut datang hari Kamis (01/07/2021) dini haribersama dengan ratusan PMIB asal daerah lain di Indonesia. Kedatangkan kelompok PMIB di Surabaya tersebut sebelumnya telah mengikuti proses karantina di Wisma Atlet Jakarta dan juga telah melakukan test swab dengan hasil negatif.

BACA JUGA: Ratusan PMI Jatim Masih Tunggu Hasil Swab PCR, 18 Diantaranya Positif Covid-19

Kepala UPT Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Jatim, Budi Raharjo, Jumat (02/07/2021), mengatakan jika biaya pemulangan dari Malaysia ke Negara Indonesia telah ditanggung oleh Kementerian Luar Negeri. Sedangkan pemulangan PMIB ke daerah asal akan dilaksanakan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dibantu oleh Kementerian Sosial dan Disnaker Kabupaten atau Kota.

“Biaya Pemulangan sudah ditanggung pemerintah melalui Kemenlu dengan menggunakan anggaran pelindungan WNI,” ujar Budi Raharjo.

Lebih lanjut, Budi Raharjo menambahkan jika pemulangan 25 PMIB ke daerahnya masing-masing tersebut dilaksanakan dan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan sebelumnya melakuakan tes swab yang hasilnya negatif.

BACA JUGA: Pemprov Jatim Sediakan 5 Tempat Untuk 317 PMI Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Keseluruhan PMIB setelah tiba di Soetta akan melalui proses karantina selama 5 hari di wisma atlet dan akan dilakukan PCR setelah tiba di wisma atlet dan 1 hari sebelum pemulangan ke daerah asal,” tambah Budi Raharjo.

Tidak hanya itu, seluruh pelaksanaan pemulangan tersebut juga dipantau langsung dan didampingi oleh Tim Satgas Covid-19 yang ada di Pemprov Jatim. Kemudian setibanya di Surabaya, sambil menunggu fasilitasi penjemputan oleh kabupaten dan kota masing-masing, proses karantina akan terus diawasi oleh pemerintahan dan dinas terkait.(jar/lna)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...