Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatim22 Juta Lebih Warga Jatim Jadi Target Sasaran Vaksinasi Covid-19

22 Juta Lebih Warga Jatim Jadi Target Sasaran Vaksinasi Covid-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Program vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur akan menyasar 5 golongan masyarakat dengan jumlah target sasaran vaksin berjumlah 22.652.927 orang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kelima golongan itu adalah tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 196.459 orang, pelayan publik 1.879.314 orang, masyarakat rentan geospasial sosial dan ekonomi 7.066.384 orang, masyarakat umuk dan pelaku ekonomi 11.023.759 orang, dan masyarakat rentan lansia usia 60 ke atas sebanyak 2.551.472 orang.

Adapun jumlah vaksin yang tersedia di ruang cool box Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahap I pada 4 Januari 2021 adalah 77.760 dosis. Untuk tahap ke-2 direncanakan datang lagi pada Februari 2021 sebanyak 122. 120 dosis vaksin, dengan target sampai 52.990.424 dosis vaksin.

BACA JUGA: Hebat! Jokowi Berhasil Dongkrak Pamor Vaksin Sinovac

Untuk sasaran vaksinasi tahap I dengan jumlah 77.760 dosis ini meliputi tenaga kesehatan yakni dokter sebanyak 11.013 orang, dokter spesialis ada 5.865 orang, perawat berjumlah 58.724 orang, bidan ada 26.885 orang, nakes lainya ada 28.181 orang, asisten nakes ada 8.733 orang dan tenaga penunjang ada 61.914 totalnya yakni 201.315 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur, dr Makhyan Jibril Al Farabi, M.BioMed, mengatakan saat ini distribusi vaksin difokuskan kepada tenaga kesehatan di Surabaya Raya meliputi (Kota Surabaya, Gresik dan Sidoarjo).

Jumlah vaksin yang didistribusikan ke Rumah Sakit Pelayan Kesehatan pelaksana vaksinasi itu untuk Surabaya mencapai 33.420 dosis vaksin tahap I, Gresik ada 5.912 dosis vaksin dan Sidoarjo ada 8.720 dosis vaksin.

“Surabaya saat ini terbesar karena jumlah nakesnya terbanyak. Di Surabaya masih ada sisa 20.000 an dosis vaksin sehingga yang sudah divaksin mencapai 13.000 an lebih,” ujar dokter berusia muda ini.

Khusus Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) pelaksana vaksinasi di Surabaya Raya total berjumlah 211 dari total di Jatim sebanyak 1.289 pelaksana vaksinasi. Di Surabaya ada 101, terdiri dari 63 Puskesmas, enam RSUD, 7 RS TNI/Polri, dan 25 UPS/Klinik.

Sedangkan di Sidoarjo ada 54 Fasyankes, terdiri dari 26 Puskesmas, 1 RSUD, 25 UPS Klinik, 2 RS TNI Polri, dan Gresik ada 56 Fasyankes terdiri dari 32 Puskesmas, 2 RSUD, 2 RS TNI Polri, 19 UPS/Klinik, dan 1 KKP.

Jibril menegaskan bahwa saat ini Pemerintah juga telah mempersiapkan fasilitas layanan paska imunisasi melalui Jamkesda, merujuk pada Permenkes No 12 tahun 2017 dan menyusul aturan ini terbit Keputusan Gubernur No 87 tahun 2017.

BACA JUGA: Gubernur Bali Koster Jadi Orang Pertama Divaksin COVID-19 di Pulau Dewata

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada hal yang membutuhkan tindakan paska imunisasi. Di Jatim disiapkan 24 RS termasuk disiapkan Tim penanganan paska imunisasi, yakni Tim Komisariat Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (Komda KIPI), ” bebernya.

Jibril menegaskan distribusi vaksin ke daerah di Jatim masih menunggu instruksi dari Kemenkes di Pusat Jakarta, sehingga sebagian vaksin masih tersimpan di cool box Dinkes Provinsi Jatim.

Untuk tenaga vaksinator terus dilakukan perekrutan dan pelatihan, target bisa mencapai 18.000 tenaga, sementara yang sudah siap adalah 2.404 vaksinator dan sedang dalam pendidikan ada 7.254 orang.(ima/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR