Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsIni Solusi Kementan Atasi Anjloknya Harga Tomat dan Cabai

Ini Solusi Kementan Atasi Anjloknya Harga Tomat dan Cabai

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Harga tomat dan cabai di Kabupaten Malang dan sejumlah daerah anjlok. Hal itu akibat berlimpahnya hasil panen yang tidak bisa dipasarkan karena pandemi Covid-19.

Dengan kondisi tersebut, Kementerian Pertanian melalui Pasar Mitra Tani melakukan pembelian langsung. Upaya ini dilakukan untuk membantu petani memasarkan hasil panennya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi saat dihubungi Nusadaily.com, Rabu (9/9) sore mengatakan, hadirnya Pasar Mitra Tani dalam menyerap hasil panen petani sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan, bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Agar masyarakat mendapat bahan pangan yang terjangkau, dan petani juga memperoleh harga yang wajar.

BACA JUGA: Petani Rugi, Harga Cabai Keriting di Magetan Hanya Rp 8 Ribu

“Dengan cepatnya diserap tomat dan cabai dari petani, dan dengan harga yang lebih tinggi dapat mengurangi over suplay dan harga jatuh di tingkat petani,” ujar Agung Hendriadi.

Dirinya juga menjelaskan jika sejak awal Agustus lalu, tidak kurang dari 6 ton tomat telah dibeli langsung dari petani dan kemudian dipasarkan melalui Pasar Mitra Tani. Dia pun berharap langkah ini mampu menggerakan kenaikan harga yang wajar di tingkat petani.

Petani Sangat Terbantu

Sementara itu salah seorang petani Anung, yang juga Ketua Gapoktan Tani Lestari di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang menyebut anjloknya harga tomat saat ini karena panen sedang berlimpah namun penyerapan berkurang.

“Dalam kondisi normal kami sudah terbiasa dengan fluktuasi harga. Namun kondisi pandemi ini kami lebih berat karena kendala pemasaran juga, terus harga terjun seperti ini. Sekarang dibeli langsung oleh Pasar Mitra Tani, kami amat sangat merasa terbantu,” ungkap Anung.

Para petani merasa bersyukur masih ada yang peduli melalui aksi nyata seperti ini. Anung berharap progam dari Kementan ini masih akan terus berlanjut.

BACA JUGA: Cabai Anjlok Rp 2 Ribu per Kilo, DPRD Sumenep Minta Pemkab Kontrol Harga

“Alhamdulillah kita masih bisa optimis kedepan, harapan saya program ini terus berjalan, beli langsung dari petani sehingga ada kepastian ke depan,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Risfaheri menambahkan, nantinya pembelian langsung oleh Pasar Mitra Tani akan terus dilakukan di wilayah sentra produksi yang mengalami penurunan harga.

“Melalui Pasar Mitra Tani kami bisa langsung menyalurkan komoditas pangan dari petani. Jadi petani terbantu, dan konsumen pun senang, karena mendapatkan harga terjangkau,” pungkas Rishfaheri.(sir/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu