Hafidz Asal Jatim Terpilih Jadi Imam Masjid Besar di UEA, Khofifah: Kampanyekan Islam Rahmatan Lil Alamin

  • Whatsapp
hafidz jatim dan khofifah
Hafidz asal Ngoro, Mojokerto, Jatim terpilih jadi Imam Besar Masjid di UEA, gabung dengan 27 se dunia. Khofifah akan fasilitasi keberangkatannya Juni 2021
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ikut bangga dan bersyukur usai hafidz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Ucapan selamat diungkapkan Mantan Menteri Sosial ini di akun Instagram pribadi miliknya @khofifah.ip.

Gubernur Khofifah Imbau Perantau Asal Jatim Tak Mudik Lebaran

“Turut senang bersyukur sekaligus bangga, Rahmat Alfian Hidayat hafidz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA),” tulis Khofifah, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Dok ! Semua Fraksi Terima LKPJ TA 2020, Gubernur Khofifah: Terimakasih DPRD Provinsi Jatim

Khofifah ingin keberadaan sosok Alfian dapat secara proaktif mengkampanyekan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Dengan menebar dakwah, literasi, narasi, dan perbuatan yang sejuk, harmonis, damai, toleran dan penuh kasih sayang.

Tidak ketinggalan, Khofifah berharap Alfian bisa kerasan di negeri orang dan dapat menjalankan tugas dengan baik di UEA.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Gratiskan Biaya Sewa Mei-Juni di 4 Rusunawa

“Buat Alfian, selamat dan sukses. Semoga betah disana dan bisa menjalankan tugas dengan baik serta mengharumkan nama hafidz-hafidzah asal Indonesia. Aamiin,” tambah Khofifah.

Seperti diketahui, hafidz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Baca Juga: Gubernur Khofifah dan Kepala Daerah Se-Jatim Gelar Khataman Al Quran

Alfian merupakan 1 dari 27 hafidz asal Indonesia yang dipilih menjadi Imam masjid di negara kaya minyak tersebut. Penghafal Alquran jebolan Ma’had Umar bin Khattab Surabaya dan Pondok Pesantren Ibnu Ali Sidoarjo ini rencananya akan berangkat ke UEA Juni 2021 mendatang.

“InsyaAllah Pemprov Jatim akan turut serta memfasilitasi keberangkatannya. Saya titip, sampaikan kepada masyarakat di sana bahwa rakyat Indonesia meski berbeda suku, agama, ras, dan budaya namun dapat hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya. (ima)