Fujifilm Gandeng Perusahaan Shanghai Minta Persetujuan untuk Avigan

  • Whatsapp
avigan fujifilm
Tablet Avigan (nama generik: Favipiravir), obat yang disetujui sebagai obat anti-influenza di Jepang
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Fujifilm Holdings Corp Jepang mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya telah bermitra dengan Carelink Pharmaceutical Co yang berbasis di Shanghai untuk meminta persetujuan di China agar Avigan dapat mengobati COVID-19 dan influenza.

BACA JUGA : Pameran Industri Kreatif Indonesia-Taiwan Digelar di Malaysia

Baca Juga

Carelink akan menggunakan data Fujifilm tentang pengobatan Avigan untuk infeksi virus corona baru dan influenza untuk meminta persetujuan obat impor di China, kata Fujifilm dalam sebuah pernyataan.

Kedua perusahaan juga berencana mengembangkan obat dalam bentuk suntik.

Fujifilm mengatakan pekan lalu sedang mencari persetujuan untuk Avigan sebagai pengobatan COVID-19 di Jepang.

Hal tersebut mengikuti hasil dari studi tahap akhir di Jepang. Menunjukkan obat antivirus mengurangi waktu pemulihan untuk pasien dengan gejala yang tidak parah.

Avigan, awalnya dikembangkan sebagai obat flu darurat dan secara umum dikenal di seluruh dunia sebagai favipiravir. Telah disetujui di India dan Rusia untuk mengobati COVID-19.

Fujifilm menjual hak global pada bulan Juli untuk Avigan ke Laboratorium Dr Reddy India dan Bantuan Respons Global yang berbasis di Dubai. Kesepakatan itu mengecualikan China, Jepang dan Rusia.

Bulan lalu, Fujifilm mengatakan studi tahap akhir terhadap 156 pasien COVID-19 di Jepang. Menunjukkan bahwa gejala mereka yang diobati dengan Avigan membaik setelah 11,9 hari, dibandingkan 14,7 hari untuk kelompok plasebo.

BACA JUGA : Dubes RI Terima Penghargaan Anti-Narkoba dari Kepolisian Kolombia

Hasil studi, yang dilakukan oleh anak perusahaan Fujifilm Toyama Chemical, ditemukan signifikan secara statistik. (int1)

Post Terkait

banner 468x60