Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsFakta Baru, Selebgram Mahasiswi UB Sempat Temui LBH Sebelum Nekat Akhiri Hidup

Fakta Baru, Selebgram Mahasiswi UB Sempat Temui LBH Sebelum Nekat Akhiri Hidup

Curhat Dipaksa Lakukan Aborsi, Hingga Tak Sangup Hidup dan Memilih Bunuh Diri

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Sebelum ditemukan tak bernyawa diduga bunuh diri, selebgram mahasiswi di Universitas Brawijaya Malang Novia Widyasari Rahayu, 23 tahun sempat menemui LBH Permata Law di Jalan Griya Permata Ijen, Wates, Kacamatan Magersari, Kota Mojokerto sebanyak dua kali dengan kondisi tertekan.

Kali pertama pada bulan Oktober lalu, mahasiswi yang nekat menenggak potasium bercampur teh di atas pusara ayahnya pada Kamis, 2 November 2021 lalu ini sudah mendatangi Alex Askohar pemilik LBH Permata Law.

Dimana novia menceritakan keluh kesah dan pelik hubungan asmaranya dengan polisi yang bertugas di Polres Pasuruan. Hingga nekat ingin melakukan bunuh diri.

“Awalnya saya tidak tahu siapa si Novi ini. Siang-siang ke rumah saya. Ditanya nama dan tinggal dimana dia nangis, gak bisa menyampaikan apa-apa dan nangis terus. Akhirnya saya minta diam dulu, biar bisa menyampaikan masalahnya. Terus barulah dia bilang, ada masalah dengan pacarnya (RB),” ucap Alex, Senin, 6 Desember 2021.

Curahkan Fakta Dirinya

Saat itu juga, mahasiswi 10 semester jurusan sastra inggris ini mencurahkan fakta dirinya memiliki pacar dan pernah menggugurkan kandungan. Lantaran permasalahan tersebut, lanjut Alex, membuat korban ingin melaporkan peristiwa tindakan kekerasan dan kurang bertanggung jawab yang dialami dari pacar dan pihak keluarga pacarnya ke pihak berwajib.

“Tentang calonnya itu, gak ada bahas bapak atau ibunya, gak ada bahas keluarganya. Tapi karena habis menggugurkan, terus dia (RB) tidak bertanggung jawab. Dia (Novia) masih cinta sekali dengan namanya RB itu. Namun pengakuan Novi ada tekanan dari keluarga laki-laki harus aborsi,” katanya.

“Saya siap mendampingi, dengan catetan bukti-bukti harus lengkap. Kalau bukti-bukti tidak lengkap, saya gak bisa. Karena itu dasar kami bisa dampingi mb Novi kemana maunya,” ucap Alex.

Alex menyebutkan, usai pertemuan pertama itu, Novia kembali mendatanginya pada awal November lalu dengan kondisi yang semakin tertekan dan ingin melakukan aksi bunuh diri.

“Dia datang lagi, nangis lagi. Mau bunuh diri, sambil ngomong ‘saya gak kuat pak, karena saya harus kemana lagi curhatnya’. Lalu saya arahkan mb Novi jangan bunuh diri, bunuh diri itu tidak dibenarkan oleh agama. Nanti saya bantu dengan istri saya yang juga lawyer. Nanti minta keadilan saya bantu, terus dia pulang,” ucapnya.

Dihubungi Saat Akan Bunuh Diri

Bahkan, Alex dan istrinya kembali dihubungi Novia semasa hidupnya melalui pesan singkat jika akan melakukan aksi mengakhiri hidup di rumahnya awal November 2021.

“Saya dichat sama Novi, disitu isinya dia sudah tidak kuat lagi, mau bunuh diri. Saya lihat fotonya sudah lemas, saya gak tega. Terus istri, saya ajak menyelamatkan si Novi ini. Nyari rumahnya, saya dok dok. Malah ortunya gak tahu, sama anaknya. Habis itu, anaknya di kamar dan diselamatkan lalu dibawa ke rumah sakit dan diinfus. Saya terus diminta pulang sama keluarganya,” katanya.

Hingga akhirnya, tiga minggu sebelum ditemukan tak bernyawa di atas pusara ayahnya, Novia sempat melakukan kontak terakhir ke istri Alex yang berisikan file kronologi bukti-bukti tindakan paksaan aborsi dan permohonan maaf karena telah merepotkan keluarga pengacara tersebut.

Bahkan, Novia memohon maaf atas sikap ibunya Fauzun, terhadap keluarga pengacara yang berencana akan mendampingi dan membantunya dalam mendapatkan perlindungan hukum.

Namun, rencana pendamping hukum itu pupus dikarenakan pihaknya mendapatkan informasi kliennya mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas lima hari lalu. Selain itu, ada satu bukti yang masih belum bisa dilengkapi Novia. Yakni, bukti otentik alat untuk aborsi saat kandungannya sudah berusia empat bulan.

“Belum sempat karena datanya belum dilengkapi. Ini baru kronologinya saja. Namanya aborsi itu, kan pasti ada alat untuk aborsi. Apakah obat dari dalam, atau luar. Tapi bidannya siap jadi saksi (Novia pernah hamil 4 bulan) waktu itu. Cuman saya tidak tahu nama bidannya siapa,” katanya.(din/aka)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily