Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsDukung Pemulihan Ekonomi, Komisi IV DPR Ingatkan Kementan Jalankan Program Menyeluruh

Dukung Pemulihan Ekonomi, Komisi IV DPR Ingatkan Kementan Jalankan Program Menyeluruh

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2021, akan memfokuskan pembangunan pada Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial. Rencana pembangunan ini tak lepas dari dampak yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19.

Guna mendukung perencanaan dan penganggaran program kegiatan sektor pertanian, Kamis (10/09) Komisi IV DPR-RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang bersama dengan pimpinan Eselon I Kementerian Pertanian untuk membahas penjabaran dari Rencana KerjaKementerian Pertanian untuk tahun 2021 beserta anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya,

Ketua Komisi IV, Sudin, mengingatkan agar program yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian pada Tahun Anggaran 2021 agar dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

BACA JUGA: Kementan Dorong Anak Muda Terjun ke Sektor Pertanian, Peluang Bisnis Terbuka Lebar

“Agar program-program dilaksanakan jangan berorientasi pada direktorat sentris, sebaiknya kegiatan direalokasikan pada kegiatan berskala nasional ataupun regional. Perencanaan sebaiknya dimulai dari kegiatan yang dibutuhkan oleh petani,” ujar Sudin.

Program prioritas Kementerian Pertanian pun menurut Sudin harus dijadikan dasar untuk diikuti sebagai penutup pagu anggaran. Sehingga pada Rapat Dengar Pendapat sangat dimungkinkan menjadi pergeseran terhadap anggaran yang disepakati bersama.

Lebih lanjut ketua komisi IV mengingatkan kepada para eselon I yang hadir untuk memperhatikan program bidang pendidikan dan pelatihan vokasi petani untuk pengembangan sumber daya manusia pertanian meningkat.

”Pendidikan dan pelatihan vokasi untuk petani agar dilakukan secara massif. Karena diketahui tenaga kerja di sektor pertanian kurang lebih 40 juta orang, namun sektor pelatihan masih sangat kecil,” tambah Sudin.

Menanggapi masukan yang diberikan komisi IV, Sekjen Kementerian Pertanian, Momon Rusmono terlebih dahulu menyampaikan kegiatan yang telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian sampai dengan 31 Agustus 2020 sebanyak 56,93 persen dari total anggaran 14,06. Dengan kata lain telah dilaksanakan penggunaan sebanyak 8 trilyun dari total anggaran.

BACA JUGA: Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Lima Sektoral

Disamping itu, upaya percepatan program yang dilakukan pada posisi outstanding untuk percepatan program kegiatan di lapangan sudah melakukan kontrak yang menjadikan serapan anggaran Kementan sejumlah 66,14 persen.

“Komoditas unggulan tersebut untuk mewujudkan ketahanan pangan msayarakat Indonesia, sebagian diantaranya juga diwujudkan untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku industri dan pasar ekspor. Dalam rangka mencapaiprogram unggulan kegiatan akan dilakukan peningkatan produksi, nilai tambah dan nilai kualitas yang baik, pengelolaan dan tanggung jawab akan diberikan kepada ditjen teknis,” papar Momon.(sir/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu