Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsMetropolitanDuh! Ada Luka Sayat Bertulis 'Pengkhianat' di Lengan Ryan Jombang, Diduga Habib...

Duh! Ada Luka Sayat Bertulis ‘Pengkhianat’ di Lengan Ryan Jombang, Diduga Habib Bahar Pelakunya

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ryan Jombang atau Very Idham Henyansyah, terpidana mati kasus mutilasi mendapatkan penganiayaan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Ini Pemicu Perselisihan Habib Bahar Vs Ryan Jombang

Penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh sesama penghuni Lapas, Bahar bin Smith.

Belakangan terungkap, Ryan Jombang tidak hanya dipukuli. Dia juga mendapatkan penganiayaan sadis, diduga oleh Habib Bahar.

Lengan kanan Ryan terluka akibat disayat-sayat senjata tajam diduga pisau. Sayatan itu mematri tulisan ‘pengkhianat’ pada lengannya.

Hal ini diungkap oleh pengacara Ryan Jombang, Kasman Sangaji. Kasman juga mengungkap Ryan mendapat dua kali penganiayaan di Lapas Gunung Sindur.

BACA JUGA : Menilik “Luva” Hasil Karya Empat Siswi SMKN di Tengah Pandemi Covid-19

Dikutip dari detik.com, tampak jelas luka sayatan pada lengan Ryan Jombang ini.

Redaksi melakukan pengeditan blur pada foto tersebut karena mengandung unsur kesadisan.

“Iya betul itu,” kata Kasman, Jumat (20/8/2021).

Awal Mula Terjadi Penyayatan


Sebelumnya, Kasman mengungkapkan penganiayaan sadis yang diduga dilakukan habib Bahar ini terjadi pada Minggu (15/8) lalu.

“Dia (Habib Bahar) panggil Ryan, dia coret, dia tulis di tangannya pakai pisau ‘pengkhianat’ oleh Habib Bahar, pakai pisau tulisan ‘pengkhianat’, disayat-sayat,” kata Kasman, Kamis (19/8).

BACA JUGA : Gawat! Pablo Benua Tantang Habib Bahar Adu Jotos di Ring MMA

Penganiayaan itu dipicu masalah uang. Versi pengacara, Bahar berutang Rp 10 juta kepada Ryan.

Namun ada juga versi lain menyebutkan Ryan dituduh mencuri uang milik Habib Bahar. Terkait ini, Kasman memberikan penjelasan bahwa kliennya memang mengambil uang dari sel Bahar, lalu membuangnya ke tempat sampah.

“Pada saat dia main ke blok Habib Bahar, dia lihat ada uang di atas mejanya. Dia langsung ambil aja, kemudian dia buang kesal kan, kok bilang nggak ada uang tapi ada uang. Ryan ambil, lalu dibuang ke tempat sampah karena kesal, dicari di tempat sampah nggak ada,” tuturnya.

Menurut Kasman saat itu Ryan akhirnya mengembalikan uang itu ke Habib Bahar.

Penganiayaan Terjadi 2 Kali

Kasman Sangaji mengatakan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (15/8/2021) dan Senin (16/8). Kasman sendiri telah mengecek kondisi Ryan ke Lapas Gunung Sindur pada Selasa (17/8) pagi.

“Yang disayat-sayat itu terjadi Hari Minggu, yang dipukul itu hari Senin. (Disayat) gara-gara itu, uang itu,” kata Kasman saat dihubungi detikcom, Kamis (19/8).

Kasman mengatakan Ryan Jombang dipukul di bagian wajah, perut dan dada. Ryan sampai mengalami muntah darah akibat pemukulan itu.

Penjelasan Pengacara Habib Bahar

Kuasa hukum Habib Bahar, Aziz Yanuar mengatakan permasalahan kliennya dengan Ryan Jombang sudah selesai. Menurutnya, permasalahan itu hanya kesalahpahaman saja dan sudah selesai.

“Tetapi pada prinsipnya ini sudah selesai. Jadi saya mau sampaikan ada permasalahan antara Habib Bahar dan Ryan sedikit, kemudian permasalahan itu sudah selesai, sudah damai. Jadi kita nggak mau rame-ramelah, karena ini permasalahan biasalah namanya di penjara permasalahan-permasalahan oleh banyak orang,” sebut Aziz, Kamis (19/8).

Pernyataan Ryan di Atas Kertas

Sementara itu, beredar surat pernyataan Ryan di atas meterai bahwa dia mengaku salah atas kejadian itu. Ryan Jombang mengaku Habib Bahar tidak pernah utang kepadanya, melainkan dirinya yang mengambil uang tersebut.

Surat itu beredar dan dibenarkan oleh pengacara Habib Bahar Smit, Ichwan Tuankotta.

“Yang saya tahu kemarin itu dibuat surat perdamaian disaksikan oleh Kalapas dan ada surat pernyataannya. Surat pernyataannya juga sudah keluar, banyak yang lihat,” ucap Ichwan kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Sementara itu, Kasman Sangaji kuasa hukum Ryan belum bisa menanggapi terkait surat yang beredar itu. Pihaknya juga masih akan mengecek kebenarannya.

“Saya takutnya keliru lah kalau menanggapi,” tuturnya.

Di sisi lain, Ditjen PAS Kemenkumham juga membeberkan bukti Ryan dan Habib Bahar telah damai. Hal itu ditunjukkan oleh sebuah foto di mana Ryan dan Habib Bahar berpose berdua dengan wajah tersenyum.

“Itu salah satu bukti mereka sudah berdamai,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti kepada detikcom, Kamis (19/8/2021).

Rika membagikan dua foto. Pada foto pertama terdapat Kalapas Gunung Sindur Mujiarto, Ryan Jombang, serta Habib Bahar bin Smith dengan pose berdiri menghadap ke arah kamera. Mujiarto berada di tengah antara Ryan Jombang, yang mengenakan peci dan pakaian serbaputih, dan Habib Bahar, yang mengenakan pakaian serbahitam dipadu syal dan penutup kepala warna cokelat.(jib/han)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Ryan Jombang atau Very Idham Henyansyah, terpidana mati kasus mutilasi mendapatkan penganiayaan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

BACA JUGA : Ini Pemicu Perselisihan Habib Bahar Vs Ryan Jombang

Penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh sesama penghuni Lapas, Bahar bin Smith.

Belakangan terungkap, Ryan Jombang tidak hanya dipukuli. Dia juga mendapatkan penganiayaan sadis, diduga oleh Habib Bahar.

Lengan kanan Ryan terluka akibat disayat-sayat senjata tajam diduga pisau. Sayatan itu mematri tulisan 'pengkhianat' pada lengannya.

Hal ini diungkap oleh pengacara Ryan Jombang, Kasman Sangaji. Kasman juga mengungkap Ryan mendapat dua kali penganiayaan di Lapas Gunung Sindur.

BACA JUGA : Menilik “Luva” Hasil Karya Empat Siswi SMKN di Tengah Pandemi Covid-19

Dikutip dari detik.com, tampak jelas luka sayatan pada lengan Ryan Jombang ini.

Redaksi melakukan pengeditan blur pada foto tersebut karena mengandung unsur kesadisan.

"Iya betul itu," kata Kasman, Jumat (20/8/2021).

Awal Mula Terjadi Penyayatan


Sebelumnya, Kasman mengungkapkan penganiayaan sadis yang diduga dilakukan habib Bahar ini terjadi pada Minggu (15/8) lalu.

"Dia (Habib Bahar) panggil Ryan, dia coret, dia tulis di tangannya pakai pisau 'pengkhianat' oleh Habib Bahar, pakai pisau tulisan 'pengkhianat', disayat-sayat," kata Kasman, Kamis (19/8).

BACA JUGA : Gawat! Pablo Benua Tantang Habib Bahar Adu Jotos di Ring MMA

Penganiayaan itu dipicu masalah uang. Versi pengacara, Bahar berutang Rp 10 juta kepada Ryan.

Namun ada juga versi lain menyebutkan Ryan dituduh mencuri uang milik Habib Bahar. Terkait ini, Kasman memberikan penjelasan bahwa kliennya memang mengambil uang dari sel Bahar, lalu membuangnya ke tempat sampah.

"Pada saat dia main ke blok Habib Bahar, dia lihat ada uang di atas mejanya. Dia langsung ambil aja, kemudian dia buang kesal kan, kok bilang nggak ada uang tapi ada uang. Ryan ambil, lalu dibuang ke tempat sampah karena kesal, dicari di tempat sampah nggak ada," tuturnya.

Menurut Kasman saat itu Ryan akhirnya mengembalikan uang itu ke Habib Bahar.

Penganiayaan Terjadi 2 Kali

Kasman Sangaji mengatakan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (15/8/2021) dan Senin (16/8). Kasman sendiri telah mengecek kondisi Ryan ke Lapas Gunung Sindur pada Selasa (17/8) pagi.

"Yang disayat-sayat itu terjadi Hari Minggu, yang dipukul itu hari Senin. (Disayat) gara-gara itu, uang itu," kata Kasman saat dihubungi detikcom, Kamis (19/8).

Kasman mengatakan Ryan Jombang dipukul di bagian wajah, perut dan dada. Ryan sampai mengalami muntah darah akibat pemukulan itu.

Penjelasan Pengacara Habib Bahar

Kuasa hukum Habib Bahar, Aziz Yanuar mengatakan permasalahan kliennya dengan Ryan Jombang sudah selesai. Menurutnya, permasalahan itu hanya kesalahpahaman saja dan sudah selesai.

"Tetapi pada prinsipnya ini sudah selesai. Jadi saya mau sampaikan ada permasalahan antara Habib Bahar dan Ryan sedikit, kemudian permasalahan itu sudah selesai, sudah damai. Jadi kita nggak mau rame-ramelah, karena ini permasalahan biasalah namanya di penjara permasalahan-permasalahan oleh banyak orang," sebut Aziz, Kamis (19/8).

Pernyataan Ryan di Atas Kertas

Sementara itu, beredar surat pernyataan Ryan di atas meterai bahwa dia mengaku salah atas kejadian itu. Ryan Jombang mengaku Habib Bahar tidak pernah utang kepadanya, melainkan dirinya yang mengambil uang tersebut.

Surat itu beredar dan dibenarkan oleh pengacara Habib Bahar Smit, Ichwan Tuankotta.

"Yang saya tahu kemarin itu dibuat surat perdamaian disaksikan oleh Kalapas dan ada surat pernyataannya. Surat pernyataannya juga sudah keluar, banyak yang lihat," ucap Ichwan kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Sementara itu, Kasman Sangaji kuasa hukum Ryan belum bisa menanggapi terkait surat yang beredar itu. Pihaknya juga masih akan mengecek kebenarannya.

"Saya takutnya keliru lah kalau menanggapi," tuturnya.

Di sisi lain, Ditjen PAS Kemenkumham juga membeberkan bukti Ryan dan Habib Bahar telah damai. Hal itu ditunjukkan oleh sebuah foto di mana Ryan dan Habib Bahar berpose berdua dengan wajah tersenyum.

"Itu salah satu bukti mereka sudah berdamai," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti kepada detikcom, Kamis (19/8/2021).

Rika membagikan dua foto. Pada foto pertama terdapat Kalapas Gunung Sindur Mujiarto, Ryan Jombang, serta Habib Bahar bin Smith dengan pose berdiri menghadap ke arah kamera. Mujiarto berada di tengah antara Ryan Jombang, yang mengenakan peci dan pakaian serbaputih, dan Habib Bahar, yang mengenakan pakaian serbahitam dipadu syal dan penutup kepala warna cokelat.(jib/han)