Djoko Tjandra Ditangkap, Ketua Komisi III DPR Angkat Topi untuk Polri

  • Whatsapp
Djoko Tjandra ditangkap
Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengapresiasi gerak cepat Bareskrim Polri. Karena berhasil menangkap buronan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengapresiasi gerak cepat Bareskrim Polri. Karena berhasil menangkap buronan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra. Penangkapan Djoko buktikan negara tak kalah dengan penjahat kerah putih.

“Angkat topi untuk Kabareskrim (Komjen Listyo Sigit Prabowo) dan jajaran yang telah membuktikan bahwa negara tidak kalah oleh seorang Djoko Tjandra,” kata Herman, saat dihubungi wartawan, Jakarta, Jumat 31 Juli 2020.

Baca Juga

BACA JUGA: Bareskrim Polri Tangkap Djoko Tjandra

Herman mengaku, yakin dengan kinerja Bareskrim dalam memburu Djoko. Korps Bhayangkara itu dinilai tak pandang bulu menindak pelaku tindak kejahatan, termasuk koruptor kelas kakap tersebut.

“Saya melihat bahwa Kabareskrim sejak awal sangat responsif dan tidak pandang bulu dalam mengusut kasus ini,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Ketua Komisi III DPR, Herman menyebut, penangkapan Djoko telah menjawab keraguan warga Indonesia atas kasus buronan negara yang menjerat tiga petinggi Polri itu. Komisi III DPR, kata Herman, bakal mengawal pengusutan kasus ini hingga tuntas.

BACA JUGA: Mahfud MD: Operasi Penangkapan Djoko Tjandra Sudah Dirancang Sejak 20 Juli 2020

“Ini merupakan jawaban atas keraguan publik. Kami di Komisi III berkomitmen untuk selalu melaksanakan hak pengawasan kami untuk memastikan kasus ini bisa diusut hingga tuntas,” tegas politikus asal Nusa Tenggara Timur itu.

Diketahui, terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia. Buronan negara itu diterbangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Kamis 30 Juli 2020 malam.

Penangkapan Djoko buah kerja sama Polri dengan Polis Diraja Malaysia (PDM). Otoritas Negeri Jiran memberi informasi posisi Djoko Kamis siang, 30 Juli 2020, hingga kemudian Djoko Tjandra ditangkap dan dibawa diterbangkan kemudian digelandang dalam panjara, untuk proses hukum selanjutnya. (dan)

Post Terkait

banner 468x60