Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaNewsDjoko Tjandra dan Harun Masiku Buronan Paling Licin, Masuk Indonesia Urus KTP,...

Djoko Tjandra dan Harun Masiku Buronan Paling Licin, Masuk Indonesia Urus KTP, Lalu Ngacir Lagi Keluar Negeri, Hebat Ya

- Advertisment -spot_img

Banyak Pertanyaan Muncul

Ada banyak pertanyaan yang layak diajukan kepada sejumlah lembaga terkait. Kepada pihak imigrasi, apakah mereka tidak tahu kalau Djoko Tjandra melintas di bandara?

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepada Kejaksaan Agung yang adalah eksekutor utama, apakah mereka buta sama sekali terhadap manuver buronan yang paling dicari ini?

Pertanyaan juga pantas diajukan kepada Kementerian Luar Negeri. Tidakkah mereka mencium gerak-gerik Djoko Tjandra di Malaysia dan Papua Nugini? Terakhir, Djoko Tjandra dilaporkan berada di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menjalani perawatan.

Saya sungguh penasaran dan mencoba melakukan penelusuran di lapangan. Program AIMAN yang tayang di Kompas TV, Senin (13/7/2020) pukul 20.00, menayangkan apa yang saya temui di lapangan.

Buat KTP dengan Nama Sendiri

Mendatangi Kelurahan Grogol Selatan Saya mendatangi Kantor Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan, tempat kasus ini dimulai. Buronan negara ini membuat KTP elektronik di sana atas namanya sendiri: Djoko Tjandra.

Pelayanan di kelurahan itu secara resmi dimulai pada pukul 07.30 setiap hari. Saya sengaja datang 30 menit lebih awal. Bukan tanpa alasan. Itu adalah waktu Djoko Tjandra datang ke kelurahan tersebut. Saya mendapat informasi, Djoko Tjandra mendapat layanan eksklusif. Pengurusan KTP elektroniknya berlangsung sebelum layanan umum dibuka pada pukul 07.30.

Informasi yang saya dapat sesuai dengan data yang disampaikan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh.

Menurut Zudan, dalam catatan server (peladen) Ditjen Dukcapil, biometri (Identitas iris mata, dan sejenisnya) dilakukan perekaman di Kelurahan Grogol Selatan, pada pukul 7.27 WIB.

Artinya ia datang sebelum jam tersebut. Informasi ini saya dapatkan secara eksklusif hanya di program AIMAN.

Saat saya datang ke Kelurahan Grogol Selatan, ruang pelayanan masih kosong pada pukul 07.10 WIB. Ada petugas yang sudah mulai datang, tapi pelayanan untuk publik belum dibuka.

Saya bertanya kepada salah seorang petugas yang sudah datang tersebut. “Jam berapa biasanya pelayanan buka?”

“Jam setengah delapan, Pak,” jawab petugas itu. “Masih ingat kasus bulan Juni lalu? Ada Pak Djoko Tjandra yang mengurus KTP baru di sini. Jam berapa dia datang?” tanya saya lagi. “Jam 07.10, Pak,” jawab dia. “Kok bisa Mas jam segitu sudah mulai membuka layanan. Kan tadi katanya baru mulai jam 07.30, dikutip Nusadaily.com dari Kompas.com.

“Memangnya siapa yang menyuruh buka lebih pagi?” Petugas itu diam saja. Tidak menjawab pertanyaan saya. Dua kali saya ajukan pertanyaan yang sama. Hanya gelengan kepala yang saya dapat.

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu