Dishub Alihkan Titik Parkir Jalan Gajahmada Kota Batu

  • Whatsapp
Papan pemberitahuan pengalihan titik parkir diletakkan Dishub Kota Batu di sepanjang sisi selatan (lajur kiri) Jalan Gajah Mada, Kota Batu.
Papan pemberitahuan pengalihan titik parkir diletakkan Dishub Kota Batu di sepanjang sisi selatan (lajur kiri) Jalan Gajah Mada, Kota Batu.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Dishub Kota Batu dengan dibantu Satlantas Polres Batu mengubah titik parkir yang berada di Jalan Gajahmada. Pengubahan lokasi parkir kendaraan di jalan poros satu arah itu dilakukan sejak Senin (14/6).

Semula titik parkir ditempatkan di sisi kiri (selatan) jalur jalan. Kini, dialihkan ke sisi utara (kanan). Sebelum direalisasikan, perubahan titik parkir itu telah dikaji dalam Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Batu, Achmad Supriyanto mengatakan, panjang titik parkir yang berada di sisi utara lebih panjang dari letak sebelumnya di sisi selatan. Di sisi selatan panjangnya sekitar 200 meter sedangkan di sisi utara sekitar hampir 250 meter.

“Lebih panjang yang di titik baru. Perubahan ini masih dalam tahap uji coba selama 7 hari,” kata mantan Kasubag Humas Pemkot Batu dilansir Nusadaily.com.

Karena masih tahap uji, pihak Dishub tidak menghapus atau memindahkan marka parkir dari titik semula. Selain itu plang parkir yang berada di sisi selatan di tutup dengan platik hitam. Begitu juga plang larangan parkir yang ada di sisi utara juga ditutup plastik hitam. 

“Ini masih tahap uji coba kalau dikira berjalan efektif, maka marka termasuk rambu parkir akan dihapus dan dipindahkan ke titik baru di sisi utara,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Batu, Imam Suryono mengatakan, pemindahan letak parkir dari sisi selatan ke bahu jalan sisi utara itu untuk efektivitas kelancaran kendaraan bermotor yang melintas. Karena laju kendaraan terganggu dengan kendaraan yang hendak keluar dari parkiran.

“Pengalihan marka parkir ini, kajiannya karena di sisi selatan memakan ruang. Sehingga mengganggu arus kendaraan yang melintas di lajur kiri jalan,” katanya. 

Lebih lanjut ketika ada mobil/ truk yang hendak mundur keluar dari titik parkir di sisi selatan akan membuat kendaraan yang berjalan di sisi kiri harus menghindar dan menyerong ke kanan sehingga memakan ruang bagi kendaraan yang di belakangnya. “Ini berbahaya kalau langsung nyerong, takutnya dihantam kendaraan di belakangnya yang melaju kencang. Makanya ada rencana dipindah ke sisi lajur kanan,” katanya. (wok/wan)