Selasa, Januari 25, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsBuya Syafii Maarif: Mendewakan Habaib = Perbudakan Spiritual

Buya Syafii Maarif: Mendewakan Habaib = Perbudakan Spiritual

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ahmad Syafii Maarif, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, angkat bicara perihal sebutan habib yang belakangan hangat diperbincangkan. Buya, panggilan akrab tokoh bangsa ini, mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan dalam memandang mereka yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Pasalnya, menurut Buya Syafii Maarif mendewa-dewakan mereka sejatinya merupakan bentuk perbudakan spiritual.

BACA JUGA: Kalau Pendakwah Bersorban Hobi Usik Negara Kata Habib Ali Itu Kriminal dan Penipu

“Bagi saya, mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual,” ungkapnya via akun Twitter @SerambiBuya, Sabtu (21/11/2020).

Cuitan Buya Syafii Maarif Sebut Mendewakan Keturunan Nabi adalah Perbudakan Spiritual (Twitter/SerambiBuya).

Lebih lanjut, dalam cuitannya Buya Syafii Maarif menyertakan ide Presiden Pertama RI, IR. Soekarno.

Buya Syafii Maarif mengatakan, Bung Karno dulu pernah melontarkan protes keras terhadap gejala perbudakan spiritual selayaknya apa yang terjadi di masa sekarang dengan adanya fanatisme berlebihan terhadap sosok habib.

BACA JUGA: Habib Hasan Mulachela: Tak Pantas Tokoh Agama Omong Jorok dan Provokasi Masyarakat

“Bung Karno puluhan tahun yang lalu sudah mengeritik keras fenomena yang tidak sehat ini,” imbuh dia.

Terpantau sampai Minggu (22/11/2020) siang, cuitan Buya Syafii Maarif telah mendapat ratusan retweets dan ribuan likes dari para pengguna Twittter.

Perlu diketahui, pembahasan perihal habib kembali mencuat usai Habib Rizieq tiba di Indonesia pada Selasa (10/11/2020) lalu.

Kedatangannya sontak menuai pro dan kontra lantaran kemudian banyak pihak menilai para pengikut terkesan sangat mengelu-elukan sosoknya.

Senada dengan Buya Syafii Maarif, Gus Miftah sebelumnya juga sempat buka suara perihal keberadaan habib di Indonesia.

Gus Miftah tak menampik kebenaran bahwa habib memang tokoh yang harus dihormati, tidak boleh direndahkan. Sebab, dalam tubuh sosok habib mengalir darah Nabi Muhammad SAW.

Kendati begitu, Gus Miftah pun mengatakan, seorang Habib juga tidak pantas melakukan hal serupa yakni menghina orang lain.

Menurut Gus Miftah, habib sudah selayaknya menjadi panutan pengikutnya dalam bersikap.

“Gus boleh gak kita menghina habaib? Tidak boleh! Kenapa? Karena dalam tubuh habaib ada darahnya Nabi,” kata Gus Miftah dalam siaran langsung Instagram-nya belum lama ini.

“Lalu bolehkah habaib menghina orang lain? Tidak boleh, masa di dalam tubuhnya ada darah nabi kok menghina orang lain? Kan gak pantes,” sambung dia.(han)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed