Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaNewsEkonomiMenko Airlangga: Pemerintah Pastikan Kebijakan Aspek Kesehatan dan Ekonomi Berjalan Beriringan

Menko Airlangga: Pemerintah Pastikan Kebijakan Aspek Kesehatan dan Ekonomi Berjalan Beriringan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Hadir sebagai narasumber di acara yang diadakan oleh PT Verdhana Sekuritas Indonesia Kamis 25 Maret 2021 secara daring, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan jika pemerintah terus memastikan agar kebijakan di aspek kesehatan maupun ekonomi berjalan beriringan.

Dijelaskan juga dalam kesempatan tersebut, jika alokasi anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) sebesar Rp699,4 triliun di tahun 2021, program vaksinasi, dan PPKM Mikro menjadi perhatian utama pemerintah.

BACA JUGA: Airlangga Bertemu Prabowo, Bahas 2024 dan Kolaborasi Parlemen

“Kita butuh strategi dan upaya ekstra untuk berhasil menangani pandemi dan memulihkan ekonomi, dan Kita tidak bisa jika hanya menggunakan pendekatan biasa,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu Airlangga memaparkan, anggaran PC-PEN untuk program kesehatan dan perlindungan sosial difokuskan pada pemeliharaan kesehatan dan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Strategi selanjutnya, kata Airlangga adalah program vaksinasi yang disertai dengan protokol kesehatan. Program ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan menciptakan herd immunity.

“Vaksinasi tahap pertama sudah diberikan kepada petugas kesehatan sejak Januari 2021. Pemerintah melanjutkan vaksinasi tahap kedua untuk pekerja publik dan lansia. Hingga 24 Maret 2021, sebanyak 9,26 juta orang telah divaksinasi,” ujar Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menuturkan, pihak swasta juga bisa ikut serta dalam memvaksinasi karyawannya. Lebih dari 10.000 perusahaan telah mendaftar untuk mengikuti program vaksinasi tersebut, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar.

Selain itu, Pemerintah juga mendukung Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi dalam negeri yang tengah mengembangkan Vaksin Merah Putih untuk ikut menjamin ketersediaan vaksin.

Guna mendukung program vaksinasi, pemerintah telah menerapkan kebijakan PPKM Mikro di 15 provinsi. Kebijakan ini juga dibarengi dengan testing, tracing, dan treatment. Penerapan PPKM Mikro ini telah berhasil menurunkan angka kasus aktif, angka kematian dan Bed Occupancy Ratio (BOR), serta meningkatkan angka kesembuhan.

“Bahkan persentase kasus aktif Indonesia lebih rendah dari pada global dan kita berhasil ke single digit sebesar 8,39%, dibandingkan dengan global yang sebesar 17,02%,” kata Airlangga.

Peningkatan Investasi

Menko Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki misi menjadi negara yang bisa keluar dari middle income trap pada tahun 2045.

“Pandemi ini tidak menghalangi Indonesia untuk menyelesaikan pekerjaan kita dalam melakukan reformasi struktural secara nasional, salah satunya melalui penerapan UU Cipta Kerja. UU ini akan menyederhanakan, menyinkronkan, dan mengefektifkan peraturan yang seringkali menghambat kegiatan bisnis Indonesia,” sambungnya.

Selain membentuk Indonesia Investment Authority (INA) sebagai lembaga pengelola investasi, Pemerintah tetap melanjutkan Proyek Strategis Nasional (PSN) di tengah Pandemi Covid-19.

Dengan total 201 proyek dan 10 program yang memiliki nilai investasi lebih dari 4,817 triliun rupiah, pembangunan infrastruktur melalui PSN ini akan membantu pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia serta meningkatkan investasi.

BACA JUGA: Airlangga: Pengelolaan Keuangan Daerah Lebih Efisien dengan ETPD

Terakhir, peningkatan kerja sama ekonomi internasional juga dilakukan salah satunya melalui Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI). Sebagai informasi, akses pasar RCEP adalah sebesar 186 miliar USD dan meliputi 30% dari Gross Domestic Product (GDP) dunia.

“Berbagai strategi ini akan berhasil jika kita mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk dari dunia usaha. Pemerintah akan berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif. Untuk itu, dunia usaha silakan memanfaatkannya dengan baik dan bersama-sama membantu pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” pungkas Menko Airlangga. (sir/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...