Rabu, September 28, 2022
BerandaNewsEkonomiIde Kreatif Mahasiswa KKN 01 IST Annuqayah, Sulap Buah Siwalan Jadi Dodol...

Ide Kreatif Mahasiswa KKN 01 IST Annuqayah, Sulap Buah Siwalan Jadi Dodol dan Krupuk

NUSADAILY.COM – SUMENEP – KKN 01 Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah Posko Desa Banaresep Timur Kecamatan Lenteng Sumenep kembali hadirkan inovasi usaha baru dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Ide kreatif tersebut berupa olahan berbahan dasar buah Siwalan yang disulap menjadi Dodol (Sticky Palm) dan Krupuk (Palm Crakcers).

Kegiatan yang bertajuk ‘Inovasi Olahan Produk Pangan Baru’ ini diikuti oleh para ibu-ibu di Dusun Ares, Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng Kebupaten setempat.

Dewi Ithmaana, salah satu anggota KKN Posko Banaresep Timur mengatakan, jika kegiatan ini tidak lain untuk mensosialisasikan inovasi produk agar menjadi ide bisnis baru untuk masyarakat setempat.

BACA JUGA: KKN 01 IST Annuqayah Sumenep Gelar Penyuluhan Etnobotani, Sulap Rempah-Rempah Jadi ‘Nona Wangi’

“Para ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut merasa senang, bahkan mengaku terbekali dengan adanya sosialisasi inovasi produk di desanya ini,” terang Mahasiswi semester VI ini, Rabu 17 Agustus 2022.

Disisi lain, Aminatur Rofida, Koordinator Devisi Kewirausahaan KKN 01 Posko Desa Banaresep Timur mengaku jika pihaknya telah melakukan survie terlebih dahulu untuk mengetahui potensi terbesar di desa tersebut.

“Sebelum melaksanakan KKN, kami telah melakukan survei untuk mengetahui potensi terbesar dari desa yang akan menjadi sasaran program unggulan,” jelasnya.

“Dan dari hasil servei ini, kemudian kami menyusun program kerja yang sekiranya dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan desa,” ucapnya menimpali.

Selain itu, dirinya juga mengucapkan syukur atas antusiasme masyarakat setempat dalam mengikuti sosialisasi olahan produk yang diadakan oleh para mahasiswa.

BERITA KHUSUS

Enam Poktan Tembakau Situbondo Dapat Bantuan Kendaraan Roda Tiga, Ini Daftarnya

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Enam kelompok tani (Poktan) tembakau di Kabupaten Situbondo bakal mendapat bantuan kendaraan roda tiga. Bantuan itu berasal dari Dinas Pertanian...

BERITA TERBARU

Festival Kopi, Gus Ipul Apresiasi Talenta Muda Kota Pasuruan Kembangkan Industri Kreatif

NUSADAILY.COM - PASURUAN - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi talenta anak-anak muda yang terus berinovasi dan mengembangkan industri kreatif. Sebagai bentuk...

NUSADAILY.COM - SUMENEP - KKN 01 Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah Posko Desa Banaresep Timur Kecamatan Lenteng Sumenep kembali hadirkan inovasi usaha baru dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.

Ide kreatif tersebut berupa olahan berbahan dasar buah Siwalan yang disulap menjadi Dodol (Sticky Palm) dan Krupuk (Palm Crakcers).

Kegiatan yang bertajuk 'Inovasi Olahan Produk Pangan Baru' ini diikuti oleh para ibu-ibu di Dusun Ares, Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng Kebupaten setempat.

Dewi Ithmaana, salah satu anggota KKN Posko Banaresep Timur mengatakan, jika kegiatan ini tidak lain untuk mensosialisasikan inovasi produk agar menjadi ide bisnis baru untuk masyarakat setempat.

BACA JUGA: KKN 01 IST Annuqayah Sumenep Gelar Penyuluhan Etnobotani, Sulap Rempah-Rempah Jadi ‘Nona Wangi’

"Para ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut merasa senang, bahkan mengaku terbekali dengan adanya sosialisasi inovasi produk di desanya ini," terang Mahasiswi semester VI ini, Rabu 17 Agustus 2022.

Disisi lain, Aminatur Rofida, Koordinator Devisi Kewirausahaan KKN 01 Posko Desa Banaresep Timur mengaku jika pihaknya telah melakukan survie terlebih dahulu untuk mengetahui potensi terbesar di desa tersebut.

"Sebelum melaksanakan KKN, kami telah melakukan survei untuk mengetahui potensi terbesar dari desa yang akan menjadi sasaran program unggulan," jelasnya.

"Dan dari hasil servei ini, kemudian kami menyusun program kerja yang sekiranya dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan desa," ucapnya menimpali.

Selain itu, dirinya juga mengucapkan syukur atas antusiasme masyarakat setempat dalam mengikuti sosialisasi olahan produk yang diadakan oleh para mahasiswa.

“Alhamdulillah, kalau sekiranya ilmu yang kami bagikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Banaresep Timur, khususnya Dusun Ares ini," ucapnya.

Mahasiswa juga menyampaikan, dengan adanya potensi yang luar biasa ini, diharapkan akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Tentunya hal ini membutuhkan ketekunan dan keterlibatan BUMDes dalam prosesnya," jelasnya.

Dari kegiatan tersebut, Kepala Desa Banaresep Timur, Sukirno memberikan apresiasi serta menyarankan agar inovasi produk siwalan tersebut terus didampingi oleh mahasiswa KKN 01 Posko Banaresep Timur agar inovasi ini terus berkelanjutan.

"Kami harap ini terus berlanjut dan terus didampingi oleh adik-adik KKN," tegasnya berharap.

Salah seorang warga desa setempat, mengaku sangat bangga dengan hadirnya para mahasiswa KKN IST tersebut.

BACA JUGA: Lima Mahasiswa Unasa Olah Biji Buah Delima Jadi Body Cream

Sebab, kata dia, para mahasiswa telah menghadirkan inovasi produk olahan pangan baru dari buah siwalan.

“Kegiatan ini sangat menarik, karena selama ini kami membuat dodol hanya dari air legen saja," katanya.

Tentu, lanjut dia, pihaknya sangat antusias untuk mengetahui proses produksinya.

"Karena Dusun Ares ini merupakan salah satu dusun di Desa Banaresep Timur dengan penghasil siwalan terbanyak," katanya.

Selain itu, dirinya juga mengaku jika hal tersebut menjadi pengetahuan baru masyarakat di Desa Banaresep Timur.

“Ini benar-benar menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat desa ini. Terima kasih, ternyata krupuknya enak dan wangi juga," tutupnya. (nam/lna)