Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsEkonomiHarga Emas Antam Turun Loyo pada Awal Pekan

Harga Emas Antam Turun Loyo pada Awal Pekan

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun Rp1.000 ke posisi Rp944 ribu per gram pada Senin (24/1). Senada, harga pembelian kembali (buyback) juga melemah Rp1.000 ke level Rp846 ribu per gram.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp522 ribu, 2 gram Rp1,82 juta, 3 gram Rp2,71 juta, 5 gram Rp4,49 juta, 10 gram Rp8,93 juta, 25 gram Rp22,21 juta, dan 50 gram Rp44,34 juta.

BACA JUGA : Harga Emas Jatuh Terseret Penguatan Dolar dan Ekuitas

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,61 juta, 250 gram Rp221,26 juta, 500 gram Rp442,32 juta, dan 1 kilogram Rp884,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

BACA JUGA : Harga Emas Menguat, Capai Lavel Tertinggi

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat tipis 0,1 persen menjadi US$1.836 per troy ons. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot yang melemah 0,12 persen ke US$1.833,19 per troy ons pada pagi ini.

Pengamat Komoditas Ariston Tjendra menyebut tekanan terhadap harga emas terjadi akibat menguatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS. Pasar kini mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan AS sebanyak 4 kali dari sebelumnya 3 kali pada tahun ini.

BACA JUGA : Harga Emas Naik, Imbal Hasil Obligasi AS Turun

“Pasar akan mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter The Fed pada hari Kamis dini hari WIB pekan ini dari pengumuman hasil rapat kebijakan The Fed,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/1).

Di sisi lain, Ariston mengatakan ekspektasi kenaikan inflasi global dan ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina masih menjadi penopang kenaikan harga emas.

BACA JUGA : Harga Emas Melonjak Setelah Sempat Turun Dua Hari Beruntun

Ia memprediksi pada perdagangan hari ini harga emas akan bergerak dalam rentang US$1.840 per troy ons-US$1.845 per troy ons, selama level support di kisaran level terendah pada perdagangan kemarin yaitu US$1.828 bisa bertahan.

“Penembusan ke bawah support tersebut membuka potensi pelemahan ke arah US$1.815 per troy ons,” pungkasnya.(lal)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun Rp1.000 ke posisi Rp944 ribu per gram pada Senin (24/1). Senada, harga pembelian kembali (buyback) juga melemah Rp1.000 ke level Rp846 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp522 ribu, 2 gram Rp1,82 juta, 3 gram Rp2,71 juta, 5 gram Rp4,49 juta, 10 gram Rp8,93 juta, 25 gram Rp22,21 juta, dan 50 gram Rp44,34 juta.

BACA JUGA : Harga Emas Jatuh Terseret Penguatan Dolar dan Ekuitas

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,61 juta, 250 gram Rp221,26 juta, 500 gram Rp442,32 juta, dan 1 kilogram Rp884,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

BACA JUGA : Harga Emas Menguat, Capai Lavel Tertinggi

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat tipis 0,1 persen menjadi US$1.836 per troy ons. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot yang melemah 0,12 persen ke US$1.833,19 per troy ons pada pagi ini.

Pengamat Komoditas Ariston Tjendra menyebut tekanan terhadap harga emas terjadi akibat menguatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS. Pasar kini mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan AS sebanyak 4 kali dari sebelumnya 3 kali pada tahun ini.

BACA JUGA : Harga Emas Naik, Imbal Hasil Obligasi AS Turun

"Pasar akan mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter The Fed pada hari Kamis dini hari WIB pekan ini dari pengumuman hasil rapat kebijakan The Fed," katanya kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/1).

Di sisi lain, Ariston mengatakan ekspektasi kenaikan inflasi global dan ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina masih menjadi penopang kenaikan harga emas.

BACA JUGA : Harga Emas Melonjak Setelah Sempat Turun Dua Hari Beruntun

Ia memprediksi pada perdagangan hari ini harga emas akan bergerak dalam rentang US$1.840 per troy ons-US$1.845 per troy ons, selama level support di kisaran level terendah pada perdagangan kemarin yaitu US$1.828 bisa bertahan.

"Penembusan ke bawah support tersebut membuka potensi pelemahan ke arah US$1.815 per troy ons," pungkasnya.(lal)