Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsEkonomiDorong Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syariah, MES Foundation Luncurkan Buku

Dorong Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syariah, MES Foundation Luncurkan Buku

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mendorong pembangunan ekonomi & keuangan syariah nasional melalui optimalisasi riset dan karya tulis ilmiah, MES Foundation  Sabtu (25/9/2021) secara virtual meluncurkan buku Dinamika Industri Keuangan Syariah. Buku tersebut terbitan perdana. Isinya tulisan terbaik hasil karya dari dari 10 alumni Beasiswa MES Foundation.

Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Umum MES Foundation Rizal E. Halim. Dalam pembukaan, dia mengatakan pentingnya kontribusi ilmiah dalam mendorong akselerasi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. 

“Terbatasnya literatur dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi momentum yang tepat bagi alumni penerima beasiswa MES Foundation dalam memberikan kontribusi nyata dengan menerbitkan buku itu,” jelas Rizal.

Tiga penulis buku tersebut Farah Nazilla, Sheny Qorina, dan Annisa Nur Salam ikut memberikan paparannya tentang isi dari buku Dinamika Industri Keuangan Syariah. Mereka tulus yang dipandu oleh Retno Khoirunnisa, Alumni Beasiswa Kepemimpinan MES Foundation yang saat ini telah berkarir sebagai Yunior Analisis di Bank Indonesia.

Sheny Qorina menjelaskan tentang Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap Pembiayaan transaksi Margin Berbasis Syariah di Pasar Modal Syariah yang Dibuat oleh Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan. 

Disimpulkannya, ada enam akad syariah yang dapat digunakan untuk transaksi margin di Pasar Modal Syariah dan mampu menghindari transaksi riba.

“Dengan adanya pengembangan transaksi margin berbasis syariah, unsur ribā dalam transaksi margin dapat dihilangkan dengan menggunakan akad pembiayaan Syariah tersebut,” ungkap Sheny. 

Sementara, Farah Nazilla  dalam pembahasannya yang berjudul Analisis Intellectual Capital dan Struktur Modal terhadap Peningkatan Kinerja Keuangan BPRS di Provinsi Aceh Periode 2012-2016  mengkaji sektor perbankan yang paling memberikan pengaruh yang besar dalam aktivitas perekonomian masyarakat. 

Menurutnya, bank berbasis prinsip syariah tengah berkembang pesat di Indonesia, hasil analisis selama periode pengamatan menunjukkan bahwa Modal Intelektual dan Struktur Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan BPRS Provinsi Aceh. 

“Kedepan, BPRS dan Lembaga keuangan lainnya diharapkan lebih memperhatikan pentingnya Intellectual Capital dan Pengembangan kualitas SDM yang berlandaskan prinsip ghirah Islamiyah, ” ucapnya. 

Sedangkan Annisa Nur Salam dalam pemaparan yang berjudul “Deteksi Dini Krisis Perbankan Konvensional dan Perbankan Syariah di Indonesia Menggunakan Logistic Regression dan Vector Error Correction Model (VECM)” mengambil kesimpulan bahwa dalam model perbankan syariah,variabel yang signifikan sebagai indikator dini krisis hanyalah variabel mikro perbankan, yaitu variabel FDR. 

Sedangkan kata Annisa pada model persamaan perbankan konvensional, selain variabel mikro (yaitu ROA) juga terdapat variabel BI Rate yang signifikan sebagai early warning indicator krisis. 

“Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa industri perbankan syariah relatif lebih tahan terhadap gejolak makroekonomi di waktu krisis jika dibandingkan dengan perbankan konvensional,” pungkasnya.

Hadir dalam acara peluncuran buku tersebut, selain para dosen juga terlihat Mahasiswa S1 dan S2 dari seluruh Indonesia. Program Launching Buku MES Foundation diharapkan mampu meningkatkan memotivasi seluruh pemuda ekonomi syariah untuk semangat berkarya mewujudkan ekonomi dan industri keuangan syariah yang semakin maju dan berkembang. (sir/wan)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu